The Denny Depok

The Denny Depok

Gosipin IT Bareng Mas Denny Depok Yuk…

The Denny Depok RSS Feed
 
 
 
 

Programmer tuh Tukang Ketik ?

Baru aja ada temen saya yang bilang kalo koding itu pada intinya adalah ngetik. Hmmm…. komentar ini seperti membangkitkan pemikiran terpendam saya yang sudah tersimpan bertahun-tahun. Masalahnya begini, setiap orang yang tau kalau saya adalah seorang programmer, seperti mengharapkan kalau saya ada adalah tukang ketik handal yang bisa mengetik dengan cepat full 10 jari.

Jujur, setiap saya mendengar anggapan tersebut saya agak terhina, sebab saya adalah pengetik yang sangat buruk ! Jumlah maksimal jari yang saya gunakan dalam mengetik cuma 5, dengan jumlah kata per menit sangat rendah dan error rate yang tinggi !

Tapi dengan kenyataan kemampuan mengetik saya yang cukup memalukan tersebut, saya cukup berani untuk bilang kalo bilang saya bukan programmer yang buruk (untuk jaman ini loh).  Maksudnya begini, kalo dilihat secara kasat mata, kegiatan yang dilakukan dalam memrogram adalah jelas mengetik. Tapi untuk orang yang benar-benar terlibat dalam pemrograman, pasti tau, sebenarnya mengetik tuh cuma sebagian kecil dari kegiatan memrogram. Memikirkan dan merencanakan urut-urutan perintah (ato bahasa kerennya algoritma) yang akan digunakan menurut saya adalah bagian yang paling banyak memakan waktu programmer.

Jadi, apakah saya akan belajar khusus untuk meningkatkan kemampuan mengetik saya ? Jawabannya adalah tidak. Apakah saya akan mempergunakan keyboard khusus programmer ? Sekali lagi jawabannya tidak. Sebab kalau anda melihat saya memrogram, anda akan sadar saya biasanya cuma mengetikkan 2 huruf, kemudian menggunakan fasilitas autocompletion untuk menyelesaikan apa yang saya maksud. Yup, kita tinggal dijaman saat IDE sudah canggih dengan autocompletion yang handal, fasilitas indentation yang sangat membantu, syntax highlight yang hebat. Jadi untuk saat ini kita programmer harus fokus ke tugas kita yang seharusnya, yaitu memrogram, bukan mengetik.

Pasti ada sebagian dari anda yang berfikir bagaimana kalau tidak ada IDE ? Jawaban saya adalah satu, pasti ada IDEnya, kecuali anda memrogram dengan bahasa pemrograman yang sangat aneh. Kalau demikian, itu salah anda sendiri yang menyusahkan diri sendiri. Di linux tidak ada IDEnya ?? Sekali-kali liat Eclipse dan liat bahasa pemrograman apa aja yang sudah didukung. Enggak pake mode grafik ? Coba buka emacs atau apa susahnya untuk buka komputer yang ada mode grafiknya, trus upload kode anda ke server linux setelah selesai.

Ato ada sebagian dari anda yang bilang kalau mengetik cepat, maka anda bisa punya banyak waktu untuk berfikir. Hmm.. kalo untuk tugas kuliah mungkin kali ya, kalau anda di dalam project real, sebagian besar waktu befikir anda akan dilakukan diawal yaitu pada tahan analisa dan desain, kalau anda berfikir banyak disaat memrogram, cepat berhenti dan kembali ke dokumen desain, sebab jelas anda melewatkan tahap yang sangat penting tadi.

Tambahan satu lagi, buat anda yang mengenal saya waktu kuliah dan tau skripsi saya, mungkin jadi mengerti kenapa saya berpendapat seperti diatas, sebab skipsi saya adalah bahasa pemrograman visual. Memang masih sederhana dan banyak kekurangan, tapi setidak-tidaknya menunjukkan kalu programming tuh bukan mengetik. Sebab mengetik tuh cuma sarana yang bisa diganti dengan sarana lain seperti gambar grafik visual.

9 Responses to “Programmer tuh Tukang Ketik ?”

  1. 1
    geblek:

    pernah dengar juga programer itu tak butuh mouse :D

  2. 2
    pebbie:

    bisa jadi nggak butuh mouse kalau seluruh programnya bisa dikendalikan via keyboard (nggak ada perancangan gui yang positioningnya absolut) hehehe. selama ada shortcut dan mousekeys :P

    waktu jaman sma ada lomba pemrograman, berujung jadi lomba adu cepat ngetik untuk beberapa soal yang merupakan bonus karena cukup sederhana dan ada faktor poin bonus waktu :D

  3. 3
    Dani:

    Hehehe… maklum bro. Masih banyak yg blm tahu programmer itu apa. Makanya suka-suka dia bilang sesuai pengetahuannya. Yah, mungkin mereka tahunya orang bikin program itu pas ngetik/codingnya aja. Makanya bilang begitu.
    Padahal mungkin aja proses pemrograman sudah dimulai waktu programernya masih di atas kereta. Saat bikin sketsa alur programnya.

  4. 4
    R. Iqbal:

    Jangan-jangan saat ini yang justru perlu dipelajari oleh seorang programmer bukanlah cara mengetik yang cepat … tapi cara menggunakan mouse dengan cepat? :D … Bercanda ya :D

  5. 5
    Affan:

    Ya gitulah cara orang awam memandang pekerja IT… sama aja spt orang melihat sysadmin, kerjanya cuma duduk di depan komputer doang, sambil ketawa-ketiwi, padahal proses mikir bikin alur kerja, bikin planning, detail implementasi ama skenario monitoring sistem itu lama lho… apalagi kalau pakai diganggu sana-sini, makin sering multitasking, makin nggak selesai-selesai…

    Intinya kerja IT yang bener itu di bagian planning nya dulu yang bener… implementasi itu makin hari makin mudah aja, tapi kalau salah planning, ya jadinya ancur nggak karuan, jadinya terpaksalah dipanggilkan tukang cuci piring ™ :)

  6. 6
    Programmer = Tukang Coding ? | Blog Vavai:

    [...] tulisannya Denny soal “Programmer tuh Tukang Ketik ?” saya jadi ingat ketika kemarin ada teman semasa SMP yang bertanya : “Vai, kok kamu mau sih [...]

  7. 7
    fachmi:

    benar, yang penting buat algoritma yang bener, ga terlalu penting ngetiknya harus cepet. cepet2 klo algo nya salah buat apa.

  8. 8
    takien:

    memprogram berjam-jam loh.. padahal ngetiknya cuma 2 baris :D

    yang iyanya programer itu tukang mikir, bukan tukang ngetik…

  9. 9
    narko:

    setuju.. :D
    programer bukan tukang ketik… ;)

Leave a Reply