<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Kenapa Membenci Flash ?</title>
	<atom:link href="http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/</link>
	<description>Gosipin IT Bareng Mas Denny Depok Yuk...</description>
	<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 14:15:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6.2</generator>
		<item>
		<title>By: rendy</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6157</link>
		<dc:creator>rendy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 14:30:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6157</guid>
		<description>sebetulnya gampang... munafik banget kalo mereka gak butuh flash... kalo saya sih butuh semuanya, kalo sampai menjelekkan salah satu, kayaknya sudah masuk dalam kategori fanatik berlebihan.

lagian omong kosong kalo orang tiap hari browsing gak ketemu ma flash... dimana2 banyak flash di berbagai website, itu bukan sesuatu yang mudah dihindari. saya yakin dalam hati mereka juga menikmati animasi flash, walaupun itu hanya iklan.

kalo saya berpikirnya sederhana aja, mereka membenci flash karena jiwa seni (menggambar, animasi dll) mereka kurang. jadi gak heran mereka merasa frustasi dengan flash.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebetulnya gampang&#8230; munafik banget kalo mereka gak butuh flash&#8230; kalo saya sih butuh semuanya, kalo sampai menjelekkan salah satu, kayaknya sudah masuk dalam kategori fanatik berlebihan.</p>
<p>lagian omong kosong kalo orang tiap hari browsing gak ketemu ma flash&#8230; dimana2 banyak flash di berbagai website, itu bukan sesuatu yang mudah dihindari. saya yakin dalam hati mereka juga menikmati animasi flash, walaupun itu hanya iklan.</p>
<p>kalo saya berpikirnya sederhana aja, mereka membenci flash karena jiwa seni (menggambar, animasi dll) mereka kurang. jadi gak heran mereka merasa frustasi dengan flash.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aditya</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6132</link>
		<dc:creator>aditya</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 13:36:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6132</guid>
		<description>sebetulnya nggak banyak yg membenci flash itu ?, mas Denny salah sih nanya-nya, nanyanya ke milis yg notabene isinya power user smeua

coba tanya nya kpd end user, mereka nggak terlalu peduli koq, yg penting bagi mereka teknologi apa yg bisa memberi manfaat baginya pada SAAT INI

saya kadang heran kpd para "power user", terlepas dari berbagai alasan teknis yg dikemukakan untuk membenci suatu produk, ada berbagai kemiripan daripada produk2 tsb mengapa dibenci

1. produk tsb pemimpin pasar
2. pesaingnya tertinggal jauh
3. dimiliki oleh perusahaan

anehnya produk yg bukan pemimpin pasar walaupun punya kelemahan sangat mendasar, jarang untuk dibenci oleh power user, seperti HTML 5, fiturnya mungkin memanng menjanjikan, tapi hal yg paling mendasar seperti "bisa tidaknya untuk dipakai saat ini" tidak terpenuhi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebetulnya nggak banyak yg membenci flash itu ?, mas Denny salah sih nanya-nya, nanyanya ke milis yg notabene isinya power user smeua</p>
<p>coba tanya nya kpd end user, mereka nggak terlalu peduli koq, yg penting bagi mereka teknologi apa yg bisa memberi manfaat baginya pada SAAT INI</p>
<p>saya kadang heran kpd para &#8220;power user&#8221;, terlepas dari berbagai alasan teknis yg dikemukakan untuk membenci suatu produk, ada berbagai kemiripan daripada produk2 tsb mengapa dibenci</p>
<p>1. produk tsb pemimpin pasar<br />
2. pesaingnya tertinggal jauh<br />
3. dimiliki oleh perusahaan</p>
<p>anehnya produk yg bukan pemimpin pasar walaupun punya kelemahan sangat mendasar, jarang untuk dibenci oleh power user, seperti HTML 5, fiturnya mungkin memanng menjanjikan, tapi hal yg paling mendasar seperti &#8220;bisa tidaknya untuk dipakai saat ini&#8221; tidak terpenuhi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rachmat aditiya</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6060</link>
		<dc:creator>rachmat aditiya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 15:03:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6060</guid>
		<description>wah, banyak kontroversi yah, tapi saya setuju dengan mas denny, pemakaian teknologi dengan tepat akan memberikan hasil yang maksimal. Ngomong2 soal silverlightnya mas diditho, apa SL bisa di host di hosting linux ? apa fleksible dengan PHP atau bahasa pemrograman lain ? untuk flash saya rasa sudah sangat baik, tapi sekali lagi gunakanlah dengan tepat kapan akan memakai flash, dan kapan tidak perlu memakai flash</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, banyak kontroversi yah, tapi saya setuju dengan mas denny, pemakaian teknologi dengan tepat akan memberikan hasil yang maksimal. Ngomong2 soal silverlightnya mas diditho, apa SL bisa di host di hosting linux ? apa fleksible dengan PHP atau bahasa pemrograman lain ? untuk flash saya rasa sudah sangat baik, tapi sekali lagi gunakanlah dengan tepat kapan akan memakai flash, dan kapan tidak perlu memakai flash</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: diditho</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6049</link>
		<dc:creator>diditho</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 10:07:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6049</guid>
		<description>pake silverlight? ini jauh lebih 'open' dari flash...
halangannya hanya satu, ini produk M$, tapi ini free dan open :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pake silverlight? ini jauh lebih &#8216;open&#8217; dari flash&#8230;<br />
halangannya hanya satu, ini produk M$, tapi ini free dan open <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Denny Depok</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6047</link>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 11:38:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6047</guid>
		<description>Wah memang dari awal saya menduga akan banya pertentangan soal post ini :D

Kalau dari saya, semua yang dipergunakan secara berlebihan akan menyebalkan, termasuk flash dan teknologi lainnya. Flash saat ini cuma dipakai untuk iklan dan game kecil ? Well itu mungkin bagi sebagian besar orang yang enggak tau aja sih, kalau sudah mencoba aplikasi Adobe Air yang mulai booming, sebagian besar dibangun dengan flash

Beberapa project terakhir saya dibangun dengan menggunakan flex/flash untuk aplikasi internal, jadi memang dari awal enggak memikirkan apakah akan di index oleh google atau tidak. Dari semua project tadi hampir semua client amazed ternyata aplikasi web bisa se-interaktif dan se-responsif tersebut. Mungkin kalau cuma untuk nampilin teks gak perlu, tapi aplikasi web internal perusahaan biasanya bukan cuma sekedar nampilin teks.

Intinya sih semua teknologi kalau dipergunakan dengan tepat akan memberikan hasil yang maksimal. Jangan membatasi orang lain untuk mempergunakan sebuah teknologi karena anda skeptis terhadap teknologi tersebut. Lagian kalau flash tidak pernah muncul, mungkin javascript engine sekarang enggak akan secepat sekarang, karena kurangnya tuntutan. Setelah flash membuka banyak kemungkinan diaplikasikan ke web, mulai terpikirkan oleh vendor browser untuk membuat javascript engine yang cepat, tag canvas dan lain-lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah memang dari awal saya menduga akan banya pertentangan soal post ini <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau dari saya, semua yang dipergunakan secara berlebihan akan menyebalkan, termasuk flash dan teknologi lainnya. Flash saat ini cuma dipakai untuk iklan dan game kecil ? Well itu mungkin bagi sebagian besar orang yang enggak tau aja sih, kalau sudah mencoba aplikasi Adobe Air yang mulai booming, sebagian besar dibangun dengan flash</p>
<p>Beberapa project terakhir saya dibangun dengan menggunakan flex/flash untuk aplikasi internal, jadi memang dari awal enggak memikirkan apakah akan di index oleh google atau tidak. Dari semua project tadi hampir semua client amazed ternyata aplikasi web bisa se-interaktif dan se-responsif tersebut. Mungkin kalau cuma untuk nampilin teks gak perlu, tapi aplikasi web internal perusahaan biasanya bukan cuma sekedar nampilin teks.</p>
<p>Intinya sih semua teknologi kalau dipergunakan dengan tepat akan memberikan hasil yang maksimal. Jangan membatasi orang lain untuk mempergunakan sebuah teknologi karena anda skeptis terhadap teknologi tersebut. Lagian kalau flash tidak pernah muncul, mungkin javascript engine sekarang enggak akan secepat sekarang, karena kurangnya tuntutan. Setelah flash membuka banyak kemungkinan diaplikasikan ke web, mulai terpikirkan oleh vendor browser untuk membuat javascript engine yang cepat, tag canvas dan lain-lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: My 2 Cents</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6046</link>
		<dc:creator>My 2 Cents</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 06:21:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6046</guid>
		<description>@Rizal Akbar:

HTML kurang berguna? Saya kurang mengerti. Bila Javascript kurang berguna, saya bisa mengerti dari sisi anda. Tapi setidaknya control pengguna untuk Javascript ada di tangan. Namun saya belum mendapatkan pencerahan untuk control content flash yang loading di belakang layar dan play tiba-tiba.

Hype 99% Adobe mungkin ada benarnya. Andapun benar bahwa saya memakai flash player di komputer pribadi saya. Walaupun begitu tidak semua pengguna mau menggunakan flash player untuk setiap situs yang dikunjungi. Saya akan meninggalkan Gmail, Facebook, NYTimes, Kompas jika mereka mewajibkan saya memakai Flash untuk bisa mengakses content mereka. Angka ajaib di atas *mungkin* dikarenakan situs seperti Youtube dan video hosting service lainnya. 

&lt;blockquote&gt;Eric Wittman, director of platform distribution and business development at Adobe, told me that Flash web sites can be built for usability and accessibility. He noted that 98% of desktop computers have Flash support, although he acknowledged that he didn’t know how many have Flash blockers installed....&lt;/blockquote&gt; ---  http://tinyurl.com/a8f9eg

Saya hanya pengguna biasa, bukan pengembang flash, bukan pula javascript fanatics. Tapi jika anda mengatakan kalo tidak pake Flash = "pakai baju tapi gak pake celana", maka saya bisa mengatakan bahwa analogi tersebut lebih cocok dipakai untuk javascript. Di web, saya bisa hidup tanpa plugin flash tapi tidak bisa hidup bila browser saya di "javascript disabled". 

Well ini 2 cents saya mas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Rizal Akbar:</p>
<p>HTML kurang berguna? Saya kurang mengerti. Bila Javascript kurang berguna, saya bisa mengerti dari sisi anda. Tapi setidaknya control pengguna untuk Javascript ada di tangan. Namun saya belum mendapatkan pencerahan untuk control content flash yang loading di belakang layar dan play tiba-tiba.</p>
<p>Hype 99% Adobe mungkin ada benarnya. Andapun benar bahwa saya memakai flash player di komputer pribadi saya. Walaupun begitu tidak semua pengguna mau menggunakan flash player untuk setiap situs yang dikunjungi. Saya akan meninggalkan Gmail, Facebook, NYTimes, Kompas jika mereka mewajibkan saya memakai Flash untuk bisa mengakses content mereka. Angka ajaib di atas *mungkin* dikarenakan situs seperti Youtube dan video hosting service lainnya. </p>
<blockquote><p>Eric Wittman, director of platform distribution and business development at Adobe, told me that Flash web sites can be built for usability and accessibility. He noted that 98% of desktop computers have Flash support, although he acknowledged that he didn’t know how many have Flash blockers installed&#8230;.</p></blockquote>
<p> &#8212;  <a href="http://tinyurl.com/a8f9eg" rel="nofollow">http://tinyurl.com/a8f9eg</a></p>
<p>Saya hanya pengguna biasa, bukan pengembang flash, bukan pula javascript fanatics. Tapi jika anda mengatakan kalo tidak pake Flash = &#8220;pakai baju tapi gak pake celana&#8221;, maka saya bisa mengatakan bahwa analogi tersebut lebih cocok dipakai untuk javascript. Di web, saya bisa hidup tanpa plugin flash tapi tidak bisa hidup bila browser saya di &#8220;javascript disabled&#8221;. </p>
<p>Well ini 2 cents saya mas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rizal Akbar</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6045</link>
		<dc:creator>Rizal Akbar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 16:09:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6045</guid>
		<description>Tanggapan untuk My 2 Cents..

1.
betul, memang flash kebanyakan digunakan untuk hal2 yang kurang berguna, sama seperti HTML kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna, atau javascript yang juga kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna...
tapi lihat sekarang, bahkan Google yang "kata orang" paling anti dengan Flash pun sekarang mulai banyak menggunakan Flash...

2.
Saya yakin dibrowser anda kini sudah terinstal Flash Player. memang betul Flash Player adalah plugin .... (dan saya sangat benci plugin) .... tapi flash player adalah plugin yang paling umumu dan telah terinstal di 99% browser yang terhubung dunia maya (setidaknya itulah yang dikatakan oleh Adobe)...
Jadi rasanya aneh bila sekarang anda punya browser tapi ndak punya Flash Player, itu seperti pakai baju tapi ga pake celana....

3.
Walaupun blm sempurna, namun Flash sudah bisa diindex oleh Google... dan Bing juga akan menyusul sebentar lagi..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tanggapan untuk My 2 Cents..</p>
<p>1.<br />
betul, memang flash kebanyakan digunakan untuk hal2 yang kurang berguna, sama seperti HTML kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna, atau javascript yang juga kebanyakan digunakan untuk hal-hal yang kurang berguna&#8230;<br />
tapi lihat sekarang, bahkan Google yang &#8220;kata orang&#8221; paling anti dengan Flash pun sekarang mulai banyak menggunakan Flash&#8230;</p>
<p>2.<br />
Saya yakin dibrowser anda kini sudah terinstal Flash Player. memang betul Flash Player adalah plugin &#8230;. (dan saya sangat benci plugin) &#8230;. tapi flash player adalah plugin yang paling umumu dan telah terinstal di 99% browser yang terhubung dunia maya (setidaknya itulah yang dikatakan oleh Adobe)&#8230;<br />
Jadi rasanya aneh bila sekarang anda punya browser tapi ndak punya Flash Player, itu seperti pakai baju tapi ga pake celana&#8230;.</p>
<p>3.<br />
Walaupun blm sempurna, namun Flash sudah bisa diindex oleh Google&#8230; dan Bing juga akan menyusul sebentar lagi..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: someone</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6044</link>
		<dc:creator>someone</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 08:28:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6044</guid>
		<description>pakai istilah gratis saja mas, jangan free</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pakai istilah gratis saja mas, jangan free</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: My 2 cents</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2009/11/03/kenapa-membenci-flash/#comment-6043</link>
		<dc:creator>My 2 cents</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 07:34:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=292#comment-6043</guid>
		<description>Saya salah satu yang membenci flash karena 2 alasan

1. Flash lebih banyak dipergunakan untuk hal2 yang secara pribadi saya rasakan kurang berguna. ie. iklan, game2 mini. Memang bisa dibuat untuk hal2 lain yang jauh lebih berguna, tapi untuk SAAT INI, cuma ke arah itu fungsi utamanya.

2. bagaimanapun juga web bagi saya pribadi gunakan untuk melihat isinya. Saya malas harus diwajibkan memasang plugin2 dll sebelum bisa melihat keseluruhan.

Bonus:
3. Bagi SEO mania, content flash memang canggih, tapi tidak bisa diindex.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya salah satu yang membenci flash karena 2 alasan</p>
<p>1. Flash lebih banyak dipergunakan untuk hal2 yang secara pribadi saya rasakan kurang berguna. ie. iklan, game2 mini. Memang bisa dibuat untuk hal2 lain yang jauh lebih berguna, tapi untuk SAAT INI, cuma ke arah itu fungsi utamanya.</p>
<p>2. bagaimanapun juga web bagi saya pribadi gunakan untuk melihat isinya. Saya malas harus diwajibkan memasang plugin2 dll sebelum bisa melihat keseluruhan.</p>
<p>Bonus:<br />
3. Bagi SEO mania, content flash memang canggih, tapi tidak bisa diindex.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
