<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Denny Depok IT Blog</title>
	<atom:link href="http://denny.klorofil.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://denny.klorofil.org</link>
	<description>Ngomongin Klorofil Project dan dunia IT, dari perkembangan, gosip sampe teori konspirasinya :D</description>
	<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 12:08:19 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Puncak Emas Software Perusahaan : Integrated Enterprise Collaboration System</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/07/puncak-emas-software-perusahaan-integrated-enterprise-collaboration-system/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/07/puncak-emas-software-perusahaan-integrated-enterprise-collaboration-system/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 08:07:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Enterprise]]></category>

		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<category><![CDATA[programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Sejak awal perkembangan komputer, kalangan bisnis adalah kalangan yang paling banyak mengeksploitasi teknologi informasi untuk membantu operasionalnya. Sesuai dengan perkembangan teknologi dari masa ke masa, muncul perangkat lunak-perangkat lunak yang yang dapat membantu operasi bisnis yang mampu buat pada masa tersebut. Dimulai dari aplikasi bisnis sederhana seperti text processor (dari WordStart, WordPerfect, MS. Word), spreadsheet [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak awal perkembangan komputer, kalangan bisnis adalah kalangan yang paling banyak mengeksploitasi teknologi informasi untuk membantu operasionalnya. Sesuai dengan perkembangan teknologi dari masa ke masa, muncul perangkat lunak-perangkat lunak yang yang dapat membantu operasi bisnis yang mampu buat pada masa tersebut. Dimulai dari aplikasi bisnis sederhana seperti text processor (dari WordStart, WordPerfect, MS. Word), spreadsheet (Lotus 123, Quattro, Excel), database (DBase, Paradox, Oracle), aplikasi spesial seperti ERP-CRM sampai sistem proses bisnis muktahir BPMS (Business Process Management System).</p>
<p>Jika melihat evolusi software perusahaan diatas, terlihat bahwa software perusahaan berkembang dengan semakin memasuki semua sendi-sendi bisnis untuk menuju suatu sistem informasi terintegrasi yang menjadi jantung dari pelaksanaan bisnis. Menurut pengamatan saya, dengan tersedianya infrastruktur IT yang sudah sangat memadai diperusahaan saat ini (mulai dari komputer disetiap meja staff yang terhubung ke jaringan, database besar yang mampu mengatur data jutaan/milyaran record, server-server yang mumpuni untuk proses komputasi perhitungan kompleks secara realtime), sudah saatnya sistem informasi perusahaan terintegrasi tersebut diimplementasikan saat ini. Perangkat lunak yang merupakan puncak atau holy grail dari software perusahaan yang saya sebut Integrated Enterprise Collaboration System (IECS).</p>
<p>Jadi bagaimanakah sistem informasi bisnis sempurna ini akan berbentuk ? Untuk menjawab pertanyaan tersebut kita perlu melihat struktur operasional organisasi bisnis saat ini yang bisa dilihat pada gambar dibawah ini (klik unutk gambar yang lebih besar).</p>
<p><a href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/organization.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-83" title="organization" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/organization-292x300.png" alt="" width="292" height="300" /></a><br />
Terlihat bahwa ada 4 lapisan penting dari organisasi. Lapisan pertama adalah struktur organisasi, yaitu bagaimana para staff dibagi berdasarkan bagian untuk mendapatkan tugas dan wewenang yang sesuai. Lapisan kedua adalah data, yaitu semua data yang berhubungan dengan operasi perusahaan, hal yang dialirkan diantara struktur organisasi selama operasional perusahaan sebagai darah organisasi. Lapisan ketiga adalah proses bisnis, yaitu lapisan yang menjelaskan bagaimana urut-urutan tugas diantara bagian untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu. Lapisan keempat adalah aplikasi-aplikasi khusus yang dipergunakan untuk mengolah data tertentu.</p>
<p>Sistem informasi bisnis yang sempurna adalah sistem informasi bisnis yang mencapture semua lapisan-lapisan diatas. Mampu mengabstraksikan semua lapisan diatas secara lengkap dan mampu mengintegrasikan semua lapisan diatas menjadi satu view komprehensif terhadap perusahaan.</p>
<p>Bagai mana bentuk tepatnya&#8230; hmm mungkin bagi para staf, tampilan yang akan dilihat mirip dengan aplikasi yang dipakai mereka saat ini. Bedanya, tampilan yang mereka lihat benar-benar layar yang ditujukan untuk mengerjakan suatu tugas tertentu sesuai dengan state suatu pekerjaan, sebab aplikasi-aplikasi IECS adalah aplikasi proses bisnis dengan banyak state dan banyak user. Jadi layar kerja yang mereka hadapi adalah layar yang benar-benar tepat, tidak ada layar umum yang bisa dilihat semua orang seperti aplikasi perusahaan saat ini.</p>
<p>Yang benar-benar berbeda adalah layar yang dilihat oleh developer dan administrator. Layar yang akan mereka lihat akan menampilkan semua lapisan perusahaan dalam satu aplikasi development/setting. Tidak seperti yang ada saat ini semua lapisan punya aplikasi masing-masing dan parahnya sering tiap lapisan dihandle oleh orang yang berbeda sehingga sulit membuat aplikasi perusahaan yang benar-benar tepat dan komprehensif.</p>
<p>Arsitektur IECS akan terlihat seperti dibawah ini (klik untuk gambar yang lebih besar).</p>
<p><a href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/architecture.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-84" title="architecture" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/architecture-300x163.png" alt="" width="300" height="163" /></a></p>
<p>Gimana, tertarik dengan IECS ? Kalo tertarik, mungkin perlu melihat yang saya dan tim <a href="http://www.saltanera.com">saltanera</a> kerjakan selama 1.5 tahun terakhir <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> (klik untuk lebih besar)</p>
<p><a href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/studio.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-85" title="studio" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/studio-300x193.png" alt="" width="300" height="193" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/07/puncak-emas-software-perusahaan-integrated-enterprise-collaboration-system/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>IT Dead Match : Project Manager VS Development Manager</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/07/it-dead-match-project-manager-vs-development-manager/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/07/it-dead-match-project-manager-vs-development-manager/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2008 05:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Enterprise]]></category>

		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<category><![CDATA[programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=81</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu ciri khas vendor software indonesia adalah hampir semua merangkak dari perusahaan kecil berisi 2 sampai 4 orang kemudian berkembang menjadi perusahaan yang memiliki staff sampai puluhan sampai ratusan (belum pernah denger vendor software indonesia sampe ribuan pekerjanya). Jarang sekali ada vendor yang sudah di set-up dari awal untuk menjadi perusahaan menengah/besar, walaupun ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu ciri khas vendor software indonesia adalah hampir semua merangkak dari perusahaan kecil berisi 2 sampai 4 orang kemudian berkembang menjadi perusahaan yang memiliki staff sampai puluhan sampai ratusan (belum pernah denger vendor software indonesia sampe ribuan pekerjanya). Jarang sekali ada vendor yang sudah di set-up dari awal untuk menjadi perusahaan menengah/besar, walaupun ada biasanya hanya menjadi agen software dari luar negeri dan hidup dari proyek deployment.</p>
<p>Kondisi diatas biasanya membuat struktur organisasi vendor IT berubah-ubah sesuai perjalanan waktu. Pada waktu awal (waktu 2-4 orang), semua staff pada level C, maksudnya CEO, CTO, C project manager, C analis, C programmer dan C tester (bacanya si project manager, si analis, si programmer dan si tester, soalnya yang ngerjain orangnya itu-itu aja <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Setelah perusahaan maju, biasanya staff akan ditambah, mulai dari programmer, marketing, administrasi, dokumenter dan yang lain-lain. Tetapi karena projeknya belum banyak, resource yang tersedia biasanya disharing diantara beberapa proyek. Maksudnya satu programmer bisa ngerjain 2 sampe 3 proyek sekaligus. Apalagi analis, marketer , tester dan administrasi, biasanya sudah default disharing ke banyak proyek. Struktur organisasi ini biasa disebut struktur matriks, dimana satu orang bisa punya beberapa bos, bos dari departemen dan bos dari proyek. Tapi karena masih relatif sedikit proyeknya, bos departemen biasanya yang jadi project manager, jadi gak terlalu masalah. Dan biasanya yang jadi project manager adalah developer paling senior.</p>
<p>Masalahnya muncul kalo proyeknya makin banyak dan proyek gak bisa lagi dihandle sama development manager, sehingga akhirnya di-hire-lah orang-orang yang khusus jadi project manager. Masalahnya adalah pada saat transisi kepemimpinan dari dari development manager yang lebih dekat ke programmer (teknis) menjadi project manager sesungguhnya yang lebih deket ke manajemen. Pekerja yang dulu bisa kong-kalikong dengan project manager (karena project manager ngerti permasalahan yang dihadapi developer) gak bisa lagi santai-santai, karena project manager sesungguhnya lebih mentingin pencapaian tujuan seperti schedule ontime, sesuai budget dan kualitas yang baik.</p>
<p>Masalah yang timbul biasanya ada kasak-kusuk antar developer tentang project manager yang kelewat tegas. Sebenernya enggak kelewat tegas sih, emang itu tugasnya, tapi developer yang emang biasa santai (sedikit malas lebih tepatnya) jadi harus ngikutin aturan baru (yang seharusnya dilakukan dari dulu). Kalau sudah gitu biasanya ada sedikit pembangkangan masal dari developer ke project manager (yang sesungguhnya). Masalahnya lebih besar lagi kalau development manager (DM) (yang dulunya senior developer dan project manager awal) terprovokasi dengan kasak-kusuk tadi dan merasa kekuasaan dia tergerus oleh kedatangan project manager (PM). Perlu diingat, developer (terutama development manager) sudah bergabung ke perusahaan jauh lebih dahulu dari project manager yang baru ini, yang tentu aja kedekatan diantara mereka jauh lebih kuat daripada ke project manager baru. Apalagi PM biasanya kemampuan teknisnya agak kurang (tapi kemampuan manajemennya lebih tinggi) daripada DM, jadi sering diragukan keputusannya.</p>
<p>Pertarungan akan berlanjut apabila tekanan penyelesaian proyek meningkat. PM yang berusaha menekan developer untuk mempercepat penyelesaian project akan berhadapan dengan DM (yang sudah ngerasa kekuasaannya tergerus) yang berusaha memprotek anak buahnya dengan alasan beban anak buahnya sudah overload. Masalah lebih besar lagi kalau DM menolak menambah programmer (kalau struktur organisasi matriks, penambahan staff adalah wewenang DM). Akhirnya ketegangan gak bisa dihindarkan, saling curiga antara PM dengan DM dan saling cari kesalahan akan mewarnai kegiatan sehari-hari. Apalagi kalo developernya memanfaatkan ketegangan ini untuk memperlambat pekerjaan (percaya deh, kalo atasan berantem, bawahan jadi bisa leha-leha memanfaatkan kekanak-kanakan atasan tadi <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ).</p>
<p>Akhirnya ??? Pekerjaan jadi banyak yang terbengkalai. Perintah dari PM akan dimentahkan DM. Perintah dari DM akan dimentahkan PM. Akhirnya developer bingung mo ngerjain yang mana, ya akhirnya leha-leha aja. Kalo ditanya salah satu atasan, persalahkan atasan yang lainnya :D. Kalau sudah tahap ini, proyek banyak yang terlambat atau gagal. Klien kecewa dan membatalkan proyek-proyek yang selanjutnya. Dah akhirnya, tinggal tunggu pembubaran perusahaan.</p>
<p>Inilah hal yang sering terjadi di vendor software. Bukan tutup karena gak ada kerjaan, tapi tutup karena kebanyakan kerjaan.</p>
<p>Solusinya ??? Perlu diingat oleh semua orang kalau PM harusnya berkuasa penuh terhadap proyek. Kenapa ? karena PM bisa melihat lebih luas terhadap keseluruhan pekerjaan dibandingkan orang lain. Walaupun DM dengan developernya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tapi gak cukup luas untuk melihat kalau proyek bukan sekadar mrogram, tapi ada perencanaan jadwal, perencanaan perubahan, penjaminan kualitas, hubungan dengan klien dan aspek legal yang cuma bisa dilihat dengan jelas oleh orang sekaliber PM.</p>
<p><a href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/pohon.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-82" title="Struktur Organisasi Pohon (Disederhanakan)" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/07/pohon-300x257.gif" alt="Struktur Organisasi Pohon (Disederhanakan)" width="300" height="257" /></a></p>
<p>Perusahaan yang merasa sudah besar sudah saatnya meninggalkan struktur matriks. Harusnya sudah berpindah ke struktur pohon seperti yang terlihat pada gambar diatas. Memang permasalahan DM jadi tidak ada. Perlu diingat DM biasanya developer yang paling senior yang biasanya sangat berjasa ke perusahaan bahkan mungkin ikut membangun perusahaan. Ya mau gak mau DM harus berubah fungsi, misal jadi manager untuk PM, jadi gak berhubungan langsung ke teknis. Atau kalau memang DM mau terus di level teknis, perusahaan bisa membuka departemen baru seperti departemen riset untuk membangun komponen software yang gak terbatas oleh jadwal waktu yang kaku.</p>
<p>Tapi tetep diinget, bagaimanapun struktur organisasinya, yang paling berpengaruh adalah tingkat profesionalisme setiap staff. Karena hal ini yang biasanya jadi hambatan kita sebagai bangsa indonesia yang biasanya mengutamakan hubungan baik antar personal sampai menghalalkan anomali-anomali yang ada.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/07/it-dead-match-project-manager-vs-development-manager/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pike, Scripting Rasa C/C++ Sesungguhnya</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/07/pike-scripting-rasa-cc-sesungguhnya/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/07/pike-scripting-rasa-cc-sesungguhnya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 09:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[3 tahun lalu saya ngalamin namanya kebosanan bahasa pemrograman. Waktu itu saya sebagai programmer Enterpise Java (ngurusin EJB dan kawan-kawannya), tapi sampingan masih maen Delphi, VB, C++ (pake visual C++) dan belajar C#. Kebosanan terbesar saya adalah menghadapi proses kompilasi yang lama (java paling bertanggung jawab), library yang sulit dipakai (java dan C# bertanggung jawab), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>3 tahun lalu saya ngalamin namanya kebosanan bahasa pemrograman. Waktu itu saya sebagai programmer Enterpise Java (ngurusin EJB dan kawan-kawannya), tapi sampingan masih maen Delphi, VB, C++ (pake visual C++) dan belajar C#. Kebosanan terbesar saya adalah menghadapi proses kompilasi yang lama (java paling bertanggung jawab), library yang sulit dipakai (java dan C# bertanggung jawab), pengaturan pointer/object supaya tidak leak memory (delphi dan c++ bertanggung jawab) dan terakhir saya merasa bodoh untuk mengkompilasi program yang pada akhirnya akan di interpretasi (lagi-lagi java dan C# bertanggung jawab).</p>
<p>Akhirnya saya pada satu titik ingin pindah bahasa baru. Kriterianya adalah harus scripting ! (saya males ngompile lagi, trus pengen jalan di Linux/Unix, Windows dan kalo bisa MacOS &#8212; loh bukannya ini unix juga :P). Harus ada garbage collector (selamat tinggal pointer). Harus punya banyak library yang dibangun sama programmer (semantik cukup untuk profesor aja :D).</p>
<p>Beberapa bahasa scripting saya eksplorasi, mulai dari phyton, ruby, php dan terakhir pike. Walaupun akhirnya saya milih PHP + Javascript, Pike cukup menyita perhatian saya. Jadi apakah Pike itu ? Dari <a title="Pike Website" href="http://pike.ida.liu.se/">situs resminya</a> pike adalah bahasa pemrograman scripting umum (maksudnya bisa buat apa aja, gak cuma web) yang sintaksnya mirip sekali dengan C/C++. Mendukung konsep OOP, punya garbage collector, loading time yang cepet dan lisensinya GPL, LGPL dan MPL (jadi jangan ragu untuk makenya).</p>
<p>Contoh hello world dengan menggunakan pike adalah :</p>
<blockquote><p><code><br />
int main()<br />
{<br />
write("Hello World\r\n");<br />
return 0;<br />
}<br />
</code></p></blockquote>
<p>Terlihat familiar ? Tentu aja, soalnya lebih dari 95% sintaks Pike adalah sintaks C/C++. Contoh penggunaan kelas adalah :</p>
<blockquote><p><code><br />
class TestClass<br />
{<br />
void func1()<br />
{<br />
write("hello from func1");<br />
}<br />
void multiply(int a, int b)<br />
{<br />
return a * b;<br />
}<br />
}<br />
int main()<br />
{<br />
TestClass obj1 = TestClass();<br />
int a = 5;<br />
int b = 10;<br />
obj1-&gt;func1();<br />
write(sprintf("Hasil dari %d x %d = %d", a, b, obj1-&gt;multiply(a, b)));<br />
return 0;<br />
}</code></p></blockquote>
<p>Makin kelihatan miripnya kan ? Programmer C/C++ yang udah bosen maen sama pointer dan pemakaian string yang ribet tentu aja akan seneng untuk make Pike.</p>
<p>Permasalahan utama, untuk apa Pike kalo emang mirip banget sama C/C++ ? Kenapa gak pake C++ aja sekalian. Jawabannya adalah kalo pake C/C++ kan harus mikirin jalan hidupnya object dan pointer, nah dengan pike (tentu dikerjain garbage collectornya) hal tersebut sudah gak ada lagi. Pengaruhnya ? ya tentu aja mrogramnya jadi lebih mudah dan lebih cepet. Apalagi scripting, gak usah compile banyak-banyak lagi. Tinggal ubah script yang berubah trus jalanin lagi, beres&#8230; Apalagi operasi string yang gampang banget mirip-mirip javascript+PHP, udah gak usah akses lewat null terminated string deh.</p>
<p>Trus apa kelebihan Pike dibandingin Phyton ato Ruby ? Menurut saya (yang emang dari awal belajar mrogram pake C), pindah ke pike tuh kayak gak ada usaha untuk belajar, beda sama Phyton dan ruby yang agak beda konsepnya sama C/C++. Kalo dibanding PHP ? ya gimana ya, sebenernya saya fans berat PHP, tapi untuk aplikasi diluar web, PHP kayaknya gak ada apa-apanya. Eits jangan protes dulu, yang saya lihat adalah ketersediaan fungsi Threading (PHP masih maen process pake fork, php_thread dan 4 tahun gak ada kabar), ada lib SDL (emang sih PHP bisa di extend, tapi SDL kalo gak ada thread ?) ada lib OpenGL (sama, php bisa di extend openGL tapi nulis extentionnya susah + lagi-lagi gak ada thread&#8230; males). Trus ada lib GTK (walau saya gak suka sama control GTK yang gede-gede, tapi lumayan lah bisa cross platform).</p>
<p>Ya menurut saya sih Pike bagus banget dipake untuk rapid prototyping untuk ngetes algoritma/aplikasi yang emang mo ditulis pake C/C++. Trus untuk penulisan program game kayaknya menjanjikan juga. Aplikasi yang cross paltform pake Pike mungkin banget (Pike jalan di Linux, Windows dan Darwin -&gt; unixnya MacOS). Distributed aplication (lib protokolnya lumayan lengkap). Btw, pembuat aslinya make Pike untuk buat <a title="Roxen Web Server" href="http://www.roxen.com/products/cms/webserver/">Roxen Web Server</a>. Trus Opera juga make Pike untuk bagian server dari <a title="Opera Mini" href="http://www.operamini.com/">Opera Mini</a>.</p>
<p>Kelemahannya ? tentu aja dokumentasi yang enggak banget, dikit banget maksudnya. Tutorial juga hampir gak ada. Komunitas kurang banget. Tapi lewat posting ini, saya mo ngajak pembentukan komunitas Pike di Indonesia <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> Siapa tau banyak yang berminat. Malahan saya ngusulin, diuniversitas gak usah ngajar C/C++ lagi, tapi ke Pike aja. Lebih modern dan lebih mudah dipakai <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/07/pike-scripting-rasa-cc-sesungguhnya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Stop Dukung Mahasiswa Rusuh !!!</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/06/stop-dukung-mahasiswa-rusuh/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/06/stop-dukung-mahasiswa-rusuh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 20:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Definisi mahasiswa diambil dari suku kata pembentuknya. Maha dan Siswa, atau pelajar yang paling tinggi levelnya. Sebagai seorang pelajar tertinggi, tentu mahasiswa sudah terpelajar, sebab mereka tinggal menyempurnakan pembelajarannya hingga menjadi manusia terpelajar yang paripurna.
Apakah yang diharapkan dari seorang mahasiswa ? Memang harapan ini terbagi pada stratanya, yaitu untuk strata S1, seorang mahasiswa diharapkan mampu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Definisi mahasiswa diambil dari suku kata pembentuknya. Maha dan Siswa, atau pelajar yang paling tinggi levelnya. Sebagai seorang pelajar tertinggi, tentu mahasiswa sudah terpelajar, sebab mereka tinggal menyempurnakan pembelajarannya hingga menjadi manusia terpelajar yang paripurna.</p>
<p>Apakah yang diharapkan dari seorang mahasiswa ? Memang harapan ini terbagi pada stratanya, yaitu untuk strata S1, seorang mahasiswa diharapkan mampu memahami suatu konsep, dapat memetakan permasalahan dan memilih solusi terbaik untuk permasalahan tersebut sesuai pemahaman mendalam konsep yang telah dipelajari. Untuk strata S2, mahasiswa diharapkan mampu merumuskan sesuatu yang berguna atau bernilai lebih untuk bidangnya. Sedangkan S3 diharapkan mampu menyumbang ilmu baru bagi bidangnya.</p>
<p>Dari semua strata ada hal yang harus terus secara konsisten diperlihatkan oleh mahasiswa. Yaitu dalam menghadapi permasalahan, seorang mahasiswa harus melakukan analisa terhadap masalah itu. Mencari bahan pendukung untuk lebih memahami permasalahan tersebut. Kemudian memunculkan alternatif solusi dan memilih satu solusi dengan pertimbangan yang matang. Dan pada akhirnya harus mampu mempresentasikan solusi yang dipilih ke orang lain untuk mempertanggung jawabkan pemilihan solusi tersbut.</p>
<p>Permasalahan yang dihadapi sekarang adalah kenaikan harga BBM yang menekan kehidupan masyarakat banyak. Apakah permasalahan tersebut sudah di analisa ? Apakah data-data pendukung untuk analisa permasalah sudah dikumpulkan dan dimengerti. Apakah sudah pernah muncul berbagai alternatif solusi ? Apakah sudah dipilih solusi yang akan diambil ? Apakah solusi tersebut dapat dipertanggung jawabkan ?</p>
<p>Kalau solusi yang ditawarkan adalah membakar ban di tengah jalan, memblokir jalan, melempari polisi dengan batu dan bom molotov, merusak pagar pembatas tol, membakar mobil plat merah, dan berdemo di rumah sakit untuk memaksa dokter berbicara (walau sudah tau untuk membunyikan klakson pun diharamkan), saya tidak yakin itu solusi yang keluar dari seorang bahkan sekumpulan mahasiswa dari lintas universitas.</p>
<p>Tapi kalau memang hanya itu solusi yang ditawarkan, mungkin kita perlu meredefinisikan (atau mereduksi ?) arti mahasiswa&#8230;.</p>
<p>Stop Dukung Mahasiswa Rusuh !!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/06/stop-dukung-mahasiswa-rusuh/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dengan Kontrol Diri</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/05/hubungan-antara-tingkat-pendidikan-dengan-kontrol-diri/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/05/hubungan-antara-tingkat-pendidikan-dengan-kontrol-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 04:55:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[gosip]]></category>

		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/05/28/hubungan-antara-tingkat-pendidikan-dengan-kontrol-diri/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah melihat demo supir angkot, buruh, mahasiswa dan debat para ekonom, dapat diambil kesimpulan bahwa hubungan antara tingkat pendidikan dan kontrol diri adalah sebagai berikut :

Sebelum komentar inget ya ini cuma sarkasme lelucon yang gak lucu&#8230;.  
Nb. Saya buat chart diatas pake Purefect Desktop loh, nanti saya tulis tutorial untuk pemakaian chart kayak gini&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah melihat demo supir angkot, buruh, mahasiswa dan debat para ekonom, dapat diambil kesimpulan bahwa hubungan antara tingkat pendidikan dan kontrol diri adalah sebagai berikut :</p>
<p><img alt="kontroldiri.png" id="image73" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/kontroldiri.png" /></p>
<p>Sebelum komentar inget ya ini cuma <strike>sarkasme</strike> lelucon yang gak lucu&#8230;. <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nb. Saya buat chart diatas pake Purefect Desktop loh, nanti saya tulis tutorial untuk pemakaian chart kayak gini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/05/hubungan-antara-tingkat-pendidikan-dengan-kontrol-diri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>[Tutorial 1] Instalasi Purefect Desktop</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/05/tutorial-1-instalasi-purefect-desktop/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/05/tutorial-1-instalasi-purefect-desktop/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 07:45:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Purefect Desktop]]></category>

		<category><![CDATA[klorofil]]></category>

		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/05/27/tutorial-1-instalasi-purefect-desktop/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dirilisnya source code Purefect Desktop, banyak yang mengalami kesulitan dalm instalasi code yang memang ditujukan untuk review awal. Oleh karena itu, saya menulis tutorial penggunaan fasilitas dasar Purefect Desktop mulai dari instalasi, pemakaian sampai pembangunan aplikasi diatas Purefect Desktop. Jadi terus pantau blog ini untuk perkembangannya (he..he..he.. jadi ngiklan gini&#8230;)
INSTALASI DIATAS XAMPP 
Berikut ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah <a href="http://denny.klorofil.org/2008/05/23/early-access-purefect-desktop">dirilisnya source code Purefect Desktop</a>, banyak yang mengalami kesulitan dalm instalasi code yang memang ditujukan untuk review awal. Oleh karena itu, saya menulis tutorial penggunaan fasilitas dasar Purefect Desktop mulai dari instalasi, pemakaian sampai pembangunan aplikasi diatas Purefect Desktop. Jadi terus pantau blog ini untuk perkembangannya (he..he..he.. jadi ngiklan gini&#8230;)</p>
<p><strong>INSTALASI DIATAS XAMPP </strong></p>
<p>Berikut ini saya tampilkan langkah-langkah menginstall Purefect Desktop diatas XAMPP. Pertimbangan saya, banyka developer PHP yang menggunakan paket ini. Tapi Bukan berarti paket yang lain gak bisa ya, tapi cuma perlu penyesuaian dikit.</p>
<p>Langkah pertama, tentu anda perlu install XAMPPnya dulu, bisa anda dapatkan di <a href="http://www.apachefriends.org/en/xampp.html">http://www.apachefriends.org/en/xampp.html</a>. Untuk tutorial ini saya menginstall XAMPP ke &#8220;c:\xampp&#8221;. Jadi kalo anda mengintal ke folder lain harap menyesuaikan. Setelah anda menginstall XAMPP maka kalau anda buka older &#8220;c:\xampp\htdocs&#8221; maka akan terlihat seperti :</p>
<p><img alt="awal2.png" id="image64" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/awal2.png" /></p>
<p>Kemudian download Early Access Code di <a href="http://denny.klorofil.org/purefect-download-last-update-23-mei-2008-1600/">sini</a> (<strong>ambil yang compressed source untuk instalasi</strong>)<br />
Kalau anda ekstract zip Early Access, maka akan berisi beberapa file dan sebuah folder yang bernama &#8220;www&#8221;. Kopi isi folder www ke folder  &#8220;c:\xampp\htdocs&#8221; sehingga isi folder anda akan terlihat seperti :</p>
<p><img alt="step1.png" id="image65" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/step1.png" /></p>
<p>Langkah selanjutnya adalah buka file &#8220;c:\xampp\htdocs\klorofil\conf\klorofil_purefect_Setting.conf&#8221;, ubah isinya sehingga terlihat seperti :</p>
<p><img alt="step2.png" id="image66" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/step2.png" /></p>
<p>Kemudian buka file &#8220;C:\xampp\apache\bin\php.ini&#8221;, kemudian pastikan baris dibawah ini di uncomment, sebab secara default Purefect Desktop memakai PDO dengan SQLlite.</p>
<p><img alt="step3.png" id="image67" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/step3.png" /></p>
<p>Setelah itu restart XAMPP khususnya apache. Kemudian buka browser (FireFox ato IE), dan buka ke &#8220;http://localhost&#8221;. Maka seharusnya anda akan melihat :</p>
<p><img alt="step4.png" id="image69" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/step4.png" /></p>
<p>Masukkan user/password standar yaitu</p>
<p>User : admin</p>
<p>Pass : admin</p>
<p>Maka anda akan masuk ke Purefect Desktop sebagai berikut :</p>
<p><img alt="step5.png" id="image70" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/step5.png" /></p>
<p>Demikian langkah instalasi singkat Purefect Desktop. Kalau ada pertanyaan bisa dikirim ke</p>
<p><strong>denny[at]korofil.org</strong></p>
<p>atau YM ke</p>
<p><strong>denny_depok </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/05/tutorial-1-instalasi-purefect-desktop/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Early Access Purefect Desktop</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/05/early-access-purefect-desktop/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/05/early-access-purefect-desktop/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 May 2008 09:59:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[klorofil]]></category>

		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/05/23/early-access-purefect-desktop/</guid>
		<description><![CDATA[
Setelah pembangunan (dan banyak restrukturisasi ulang), Klorofil Project memulai fase pembangunan terbuka Purefect Desktop. Untuk tahap awal ini tim Klorofil membuka kesempatan untuk developer dan user Indonesia yang tertarik untuk mencoba dan mereview awal aplikasi dan kode Purefect Desktop. Untuk mendownload silakan klik disini. Sedangkan untuk rilis resmi, version control dan teknis lainnya sedang dipersiapkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img id="image47" alt="ie_awal.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/ie_awal.png" /></p>
<p>Setelah pembangunan (dan banyak restrukturisasi ulang), Klorofil Project memulai fase pembangunan terbuka Purefect Desktop. Untuk tahap awal ini tim Klorofil membuka kesempatan untuk developer dan user Indonesia yang tertarik untuk mencoba dan mereview awal aplikasi dan kode Purefect Desktop. Untuk mendownload silakan klik <a href="http://denny.klorofil.org/purefect-download-last-update-23-mei-2008-1600/">disini</a>. Sedangkan untuk rilis resmi, version control dan teknis lainnya sedang dipersiapkan oleh <a title="Meja Kerja Reza Iqbal" href="http://www.mejakerja.com">Reza Iqbal</a><br />
Sebagai perkenalan bagi yang baru mengenal Purefect Desktop, berikut data-data Purefect Desktop.</p>
<p><strong>1.  Apakah Purefect Desktop Itu ?</strong></p>
<p>Purefect desktop adalah lingkungan desktop yang berjalan diatas web. Tujuan dari web desktop ini adalah menyediakan lingkungan yang lengkap sehingga pembangunan aplikasi web menjadi lebih mudah, cepat, bagus dan menyenangkan. Selain itu Purefect Desktop menyediakan fasilitas-fasilitas advance sehingga aplikasi web bisa kaya seperti layaknya aplikasi desktop, tapi tentu saja dengan semua kelebihan yang dimiliki oleh aplikasi web.</p>
<p>Obsesi utama dari pembangunan Purefect Desktop adalah menyediakan desktop online sehingga semua orang dapat mengakses aplikasi dan data yang dimilikinya dimana saja, kapan saja dan dari komputer (dan peralatan lain) mana saja selama masih terhubung ke jaringan. The Net is The Computer, dan komputer kita hanya jendela kecil untuk fasilitas lengkap dalam jaringan.</p>
<p><strong>2.  Berapa Harga Purefect Desktop ?</strong></p>
<p>Free, jadi enjoy :D.</p>
<p>Purefect Desktop di lisensi berdasarkan Common Public License v1.0. Lihat file LICENSE.TXT untuk lisensi secara lengkap atau kunjungi <a href="http://www.klorofil.org/legal/cpl-v10.html">http://www.klorofil.org/legal/cpl-v10.html</a></p>
<p><strong>3.  Kenapa Purefect Desktop Di-Open Source-kan ?</strong></p>
<p>Karena kami menganggap software dasar yang dipakai banyak orang seperti Purefect Desktop (dan OS, Database, WebBrowser dan Office Suite) tidak seharusnya ditutup kodenya. Karena seharusnya kita bersama sebagai pengguna bisa mengembangkan bersama-sama untuk kemajuan bersama dan kesejahteraan bersama.</p>
<p><strong>4.  Apakah Klorofil Project Itu ?</strong></p>
<p>Klorofil Project adalah project open source yang bertujuan menyediakan framework pembangunan perangkat lunak terbuka yang feasible untuk dipakai dalam lingkungan Enterprise. Maksudnya dari feasible adalah mudah dipergunakan dan berperformansi tinggi untuk dipergunakan dalam lingkungan yang terdistribusi dan mempergunakan data yang relatif besar.</p>
<p><strong>5.  Apa Hubungan Saltanera dan Klorofil Project  ?</strong></p>
<p>PT. Saltanera (<a href="http://www.saltanera.com">http://www.saltanera.com</a>) adalah sponsor utama dari Klorofil Project. Sementara ini seluruh anggota Klorofil Project adalah staff dari PT. Saltanera.</p>
<p><strong>6.  Bagaimanakah Saya Mendapatkan Support ?</strong></p>
<p>Untuk sementara bisa mengunjungi :</p>
<p>- Website Utama Klorofil Project, <a href="http://www.klorofil.org">http://www.klorofil.org</a><br />
- Blog Denny Depok, <a href="http://denny.klorofil.org">http://denny.klorofil.org</a></p>
<p>Atau mengajukan pertanyaan lewat email ke :<br />
- Denny Depok (denny[at]klorofil.org)</p>
<p><strong>7. Bagaimanakah Saya Bisa Ikut Berkontribusi ?</strong></p>
<p>Untuk sementara bisa mengirimkan saran, permintaan atau bug report ke :<br />
- Denny Depok (denny[at]klorofil.org)</p>
<p>Beberapa ScreenShot Purefect Desktop :</p>
<p><strong>Login Form </strong></p>
<p><a class="imagelink" title="Login" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/login.jpeg"><img id="image49" alt="Login" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/login.thumbnail.jpeg" /></a><br />
<strong>Purefect Desktop di FireFox</strong><br />
<a class="imagelink" title="FireFox Desktop" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/awal1.png"><img id="image50" alt="FireFox Desktop" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/awal1.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>Purefect Desktop di Internet Explorer</strong></p>
<p><a class="imagelink" title="ie.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/ie.png"><img id="image51" alt="ie.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/ie.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>TaskBar Model Baru</strong></p>
<p><img alt="taskbar.png" id="image52" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/taskbar.png" /></p>
<p><img alt="clock.png" id="image54" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/clock.png" /></p>
<p><img alt="startmenu.png" id="image62" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/startmenu.png" /></p>
<p><strong>FlazTalk Messenger (dengan conference)</strong><br />
<a class="imagelink" title="chat.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/chat.png"><img id="image53" alt="chat.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/chat.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>Desktop Setting</strong><br />
<a class="imagelink" title="desktopsetting.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/desktopsetting.png"><img id="image55" alt="desktopsetting.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/desktopsetting.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>Control Panel</strong><br />
<a class="imagelink" title="controlpanel.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/controlpanel.png"><img id="image56" alt="controlpanel.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/controlpanel.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>User Managment</strong><br />
<a class="imagelink" title="usermanagement.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/usermanagement.png"><img id="image57" alt="usermanagement.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/usermanagement.thumbnail.png" /></a><br />
<a class="imagelink" title="groupmanagement.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/groupmanagement.png"><img id="image60" alt="groupmanagement.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/groupmanagement.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>Program Managment</strong></p>
<p><a class="imagelink" title="programmanagement.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/programmanagement.png"><img id="image61" alt="programmanagement.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/programmanagement.thumbnail.png" /></a><br />
<strong>Logout</strong><br />
<a class="imagelink" title="logout.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/logout.png"><img id="image63" alt="logout.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/logout.thumbnail.png" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/05/early-access-purefect-desktop/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ternyata Kita Semua Pengguna Open Source</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/05/ternyata-kita-semua-pengguna-open-source/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/05/ternyata-kita-semua-pengguna-open-source/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 08:46:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[gosip]]></category>

		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/05/12/ternyata-kita-semua-pengguna-open-source/</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita mau memperluas pandangan kita, ternyata kita tidak hidup sesimpel yang kita kira.

Setelah zoom out beberapa ratus kali :

(klik di image untuk liat versi yang lebih besar)
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau kita mau memperluas pandangan kita, ternyata kita tidak hidup sesimpel yang kita kira.<br />
<img width="500" height="376" id="image44" alt="awal.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/awal.png" /></p>
<p>Setelah zoom out beberapa ratus kali :<br />
<a class="imagelink" title="zoomout2.png" href="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/zoomout.png"><img id="image45" alt="zoomout2.png" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/zoomout2.png" /></a></p>
<p>(klik di image untuk liat versi yang lebih besar)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/05/ternyata-kita-semua-pengguna-open-source/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Evolusi Kebutuhan Manusia (Buat Yang Udah Masuk Ke Manajemen :D)</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/05/evolusi-kebutuhan-manusia-buat-yang-udah-masuk-ke-manajemen-d/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/05/evolusi-kebutuhan-manusia-buat-yang-udah-masuk-ke-manajemen-d/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 10:57:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Enterprise]]></category>

		<category><![CDATA[gosip]]></category>

		<category><![CDATA[manajemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/05/05/evolusi-kebutuhan-manusia-buat-yang-udah-masuk-ke-manajemen-d/</guid>
		<description><![CDATA[(warning awal, penulis bukan ahli manajemen, semua ini hasil quote penulis dari orang-orang yang diajak ngobrol, baca buku, artikel dan nonton film &#8212; tapi bukan dari nonton reality show 6 jam yang isinya bencong melulu itu loh  ) 
Kemaren ngobrol-ngobrol sama temen soal gimana sih milih orang yang tepat  untuk menduduki suatu posisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" alt="evolusi1.PNG" id="image40" title="evolusi1.PNG" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/05/evolusi1.PNG" /><em>(warning awal, penulis bukan ahli manajemen, semua ini hasil quote penulis dari orang-orang yang diajak ngobrol, baca buku, artikel dan nonton film &#8212; <strike>tapi bukan dari nonton reality show 6 jam yang isinya bencong melulu itu loh <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </strike>) </em></p>
<p>Kemaren ngobrol-ngobrol sama temen soal gimana sih milih orang yang tepat  untuk menduduki suatu posisi yang punya bawahan (ups, ternyata banyak temen dah masuk ke level manajemen, saya ngapain aja ya ?). Emang untuk kita yang latar belakangnya teknik pas masuk ke level manajemen jadi agak kikuk, soalnya kita cuma dibekalin sedikit ilmu manajemen. Maunya sih terus jadi teknisi, tapi kalo diindonesia, jenjang karir kalo naek jabatan pasti jatohnya ke manajemen, gak ada istilah senior technical staff apalagi architect.</p>
<p>Nah selagi ngobrol tadi saya teringet sama pelajaran dosen manajemen proyek saya yang pernah ngomongin masalah evolusi kebutuhan manusia. Yang digambarin sama dosen saya dulu kira-kira kayak gambar diatas (jujur punya dosen saya jauh lebih bagus :D). Inti dari yang diomongin sama dosen saya adalah manusia hidup pasti punya kebutuhan. Nah biasanya yang dibutuhkan itu bertahap berubah sesuai dengan kondisi kesejahteraannya. Ya sebenernya agak menyederhanakan masalah sih, tapi ada point-point bagus yang pengen saya omongin disini.</p>
<p>Awalnya, yang paling penting buat seseorang adalah kenyang. Maksudnya selama dia lapar, agak tidak peduli dengan hal lain, apapun dilakukan supaya bisa kenyang. Nah kalo sudah kenyang, biasanya kebutuhan manusia jadi berubah sedikit, yaitu sudah sedikit nuntut kualitas, jadi supaya hidupnya jadi nyaman. Nah kalo sudah kenyang dan sudah nyaman, biasanya manusia mengejar prestasi untuk nunjukin siapa dirinya diantara keluarga dan orang-orang sekitarnya. Dan terakhir kalo dia sudah kenyang, sudah nyaman, banyak prestasi, biasanya manusia berusaha untuk mengaktualisasikan dirinya dengan mulai memikirkan kesejahteraan di lingkungan yang lebih besar.</p>
<p>Ya analoginya gini, kalo baru lulus sekolah, biasanya kita cuma konsen sama nyari kerja yang gajinya gede. Kalo ngerasa gaji udah cukup, mulai deh punya rumah, berkeluarga dan punya anak supaya hidupnya lebih berkualitas. Kalo udah enak biasanya nyari prestasi yang diri yang lebih tinggi, contohnya buka usaha sendiri. Nah kalo prestasi di usahanya udah bagus banget, mulai deh turun untuk memajukan masyarakat, misalnya ikutan politik supaya bisa majuin bangsanya. <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah hubungannya apa dengan milih orang untuk suatu posisi tertentu dalam manajemen ? Ya maksudnya gini, sebenernya tahap evolusi kebutuhan seseorang mudah kita kenali kalo kita mo ngobrol dikit sama orang itu. Untuk orang yang di tahap paling bawah, jangan dipaksain untuk posisi jadi atasan, soalnya yang dipikirin masih diri sendiri, diri sendiri aja masih lapar. Nah untuk orang yang ditahap 2, udah bisa dijadiin atasan, tapi biasanya untuk bawahan yang jumlahnya sedikit dan gak jauh beda dengan latar belakang dia. Hal ini dikarena dia terbiasa untuk ngelindungin keluarga dan orang-orang deketnya.</p>
<p>Untuk yang di tahap 3, mungkin ini tipe manajer sejati. Dia bisa dijadiin atasan untuk orang-orang yang latar belakangnya beda sama dia, tapi kemungkinan berhasilnya besar, soalnya orang-orang ini lebih haus kepuasan untuk mencapai prestasi tertentu. Nah untuk orang yang ditahap keempat mungkin ini cocok jadi <strong>walikota</strong>, gubernur ato presiden kali ya. (sambil lirik-lirik <a href="http://adinoto.org/?p=680">Aa Nata</a> :D)</p>
<p>Gitu sih garis besarnya. Tapi jangan nganggep ini jadi kebenaran umum ya, soalnya banyak <em><strike>anggota dewan</strike></em> yang masih di tahap satu tapi dah berlaku seperti tahap ke 4 <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> :D <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . (Ups&#8230; ini nanti diungkit sama UU ITE a.k.a UU Bloger gak ya ?)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/05/evolusi-kebutuhan-manusia-buat-yang-udah-masuk-ke-manajemen-d/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>[ IDE ] Paralax : Parallel Computing Over Ajax</title>
		<link>http://denny.klorofil.org/2008/04/ide-paralax-parallel-computing-over-ajax/</link>
		<comments>http://denny.klorofil.org/2008/04/ide-paralax-parallel-computing-over-ajax/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2008 00:07:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Denny Depok</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Enterprise]]></category>

		<category><![CDATA[JavaScript]]></category>

		<category><![CDATA[open source]]></category>

		<category><![CDATA[php]]></category>

		<category><![CDATA[programming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://denny.klorofil.org/2008/04/28/ide-paralax-parallel-computing-over-ajax/</guid>
		<description><![CDATA[
Sebenernya ide ini dah lama, mungkin 2 ato 3 tahun lalu dah kepikiran. Sempet jadi kandidat tesis saya tapi abis itu dilupain gara-gara asik maen workflow :D. Trus daripada sia-sia, saya publish disini, siapa tau ada yang mo implement ato mo ngembangin lebih lanjut.
Ide awal gini, kan sekarang jumlah komputer yang terhubung ke internet dah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="width: 517px; height: 387px" id="image36" alt="Paralax, parallel computing over ajax" src="http://denny.klorofil.org/wp-content/uploads/2008/04/paralax.png" /></p>
<p>Sebenernya ide ini dah lama, mungkin 2 ato 3 tahun lalu dah kepikiran. Sempet jadi kandidat tesis saya tapi abis itu dilupain gara-gara asik maen workflow :D. Trus daripada sia-sia, saya publish disini, siapa tau ada yang mo implement ato mo ngembangin lebih lanjut.</p>
<p>Ide awal gini, kan sekarang jumlah komputer yang terhubung ke internet dah banyak banget, buktinya IPV4 sampe habis. Nah kebanyakan, komputer yang terhubung ke internet itu keseringan idle, terutama komputer client yang cuma dipake untuk browsing, chatting ato nyari gambar dan video ****** (edited -red). Nah komputer-komputer client yang idle itu, walaupun disebt client, tapi rata-rata punya prosessor yang keren-keren, apalagi sekarang jamannya core duo ato lebih. Kan sayang banget daya komputasi yang tersedia berlimpah itu terbuang percuma.</p>
<p>Nah ide dari <span style="font-weight: bold">Paralax </span>ini adalah gimana caranya orang-orang yang punya resource terbuang sia-sia tadi bisa nyumbangin resource komputasinya untuk kegiatan yang lebih berguna. Jadi diminta untuk ngejalanin program yang berguna, tapi gak terlalu menganggu kegiatan dia. Pasti dah pada mikir &#8220;<span style="font-style: italic">Bukannya udah ada parallel computing dari dulu ?</span>&#8220;. He..he..he.. emang sih udah ada, bahkan kayaknya udah mature banget. Tapi saya mo nekanin karakteristik dari pengguna-pengguna tadi yaitu :</p>
<p>1. Koneknya gak dedicated<br />
Maksudnya kadang konek, kadang enggak. Ya tergantung maunya di user aja. Jadi sistem paralax ini harus bersikap pesimis, maksudnya gak berharap banget komputer client bakal konek terus. Trus juga harus clientnya yang minta duluan (ini programnya aja, bukan usernya ngelakuin manual), soalnya server kan gak tau kapan client mo online ato enggak.</p>
<p>2. Susah disuruh nginstall program</p>
<p>Maunya gak usah download-download langsung jalan aja. Jadi model paralel komputing lama yang mengharuskan user untuk download program host program paralel susah diimplementasiin sekarang.</p>
<p>3. Susah disuruh update program<br />
Disuruh install aja susah, apalagi disuruh update program kalo misalnya ada perubahan perhitungan/algoritma. Makanya model paralel computing baru perlu diciptain.</p>
<div>
<div>Trus gimana cara kerjanya ? Langkah-langkahnya seperti ini :1. Programmer ngebuat 3 bagian program</p>
<div>Pertama program inisialisasi, yaitu program yang menggenerate job kecil-kecil yang nanti dikerjain sama client.</div>
<div>Kedua adalah program worker yang nanti didownload dan dijalankan sama client</div>
<div>Ketiga adalah program handler yang menangani event, seperti job selesai ato job gagal (timeout)</div>
<div>
<div>2. Programmer install program di <span style="font-weight: bold">Paralax</span> server dan menjalankan program inisialisasi, maka job akan dicreate dan ditaro di stack job</div>
<div>3. User membuka alamat server <span style="font-weight: bold">Paralax</span> menggunakan browser, misalnya ke http://paralax.org/chain_reaction.php</div>
<div>4. Page yang dibuka user mengandung script untuk mendownload program paralel computing trus juga minta job yang bisa dikerjain sama dia.5. Browser client jalanin script job dia, dan kalo udah selesai ngelapor ke <span style="font-weight: bold">Paralax</span> servernya lewat ajax6. <span style="font-weight: bold">Paralax</span> server trus manggil program event handler ngasih tau kalo ada job yang selesai7. Client trus bisa  meminta job yang lain</p>
<p>Jadi intinya nanti user yang mo nyumbang resource komputasinya tinggal ngebuka web browser dan menuju ke alamat tertentu. Bisa juga scriptnya diembed ke page lain dengan menggunakan iframe. Dengan berjalan di web browser, kan user gak perlu install apapun, kan hampir semua OS ada browsernya. Lagian dengan teknik Ajax, bisa dibuat kalo misal ada update algoritma di modul worker, bisa update otomatis tanpa campur tangan user.</p>
<p>Tapi yang jadi masalah mungkin javascript kan lambat, ya emang sih, tapi namanya juga nyumbang <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> (walau yang ini keren banget, nyumbang resource komputasi). Trus javascript kan ada timeout eksekusi script ? Tenang&#8230;. ini bisa diakalin dengan memotong script kalo udah beberapa waktu untuk interval sesaat dan dipanggil lagi pake settimeout. Tapi yang saya suka dari web browser kan kerjanya kayak sandbox, jadi dari segi keamanan gak masalah, gak kayak program paralel komputing lain yang harus diinstal, masalah keamanan pasti jadi perhatian banget.<br />
Mungkin yang perlu dipikirin gimana cara mrogram yang enak, misal pake bahasa yang biasa aja, trus ada kompiler yang bisa ngebuat kode yang siap dijalanin di server (php/jsp/ato yang lain) dan di client (java script)</p>
<p>Aplikasi yang kepikiran sama saya :</p>
<p>1. Simulasi reaksi kimia dan obat<br />
2. Simulasi cuaca</p>
<p>3. Ngecrack kode keamanan</p>
<p>4. Pemetaan genetik</p>
<p>5. Ngegambar film 3D</p>
<p>Ato apa lagi deh yang perlu komputasi amat banyak tapi kalo dari segi waktu emang gak harus cepet-cepet banget. Sebenernya semua sisi udah kepikiran sama saya, tapi emang dari segi waktu saya gak punya. Tapi kalo ada yang mo ngembangin dipersilakkan <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> :D <img src='http://denny.klorofil.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://denny.klorofil.org/2008/04/ide-paralax-parallel-computing-over-ajax/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
