The Denny Depok

The Denny Depok

Gosipin IT Bareng Mas Denny Depok Yuk…

The Denny Depok RSS Feed
 
 
 
 

Konsultan IT KPU Harus Di BlackList Selamanya !!!

He…he…he… jangan kaget sama judul saya. Saya emang terkenal sebagai orang yang sering berlebihan dan sok tau, jadi mohon dimaklumi :D Hari ini kita sebagai orang IT harus berduka karena kisruh DPT bukan lagi mencoreng muka praktisi IT, tapi sudah menyayat-yayat, menginjak-injak dan membuang kekubangan penuh lumpur dan sampah (—> berlebihan deh….)

Ok gini deh, semua pasti sudah tau dong kalo DPT dipermasalahin oleh Mega/Pro dan JK/Win. Kedua pasangan tadi menuduh ada ketidakberesan DPT dan berpotensi menimbulkan permasalahan sampai 25 juta suara (ini saya tonton wawancara pak prabowo di metrotv). Saya sendiri gak yakin yang bermasalah sampe sebesar itu, tapi yang bikin sedih adalah pernyataan ketua KPU, dalam penolakannya ketua KPU menyangsikan kalau DPT yang bermasalah sebesar itu, tapi dia tidak menutup kemungkinan ada data double untuk NIK yang sama. Oke, mendengar ini saya cukup bingung….. Trus diwawancara yang berbeda, perwakilan KPU menyatakan bahwa ada kesulitan untuk mengatur data sampai ratusan juta. Saya cuma manggut-manggut sambil nyoba-nyoba  fasilitas searching google dan bing untuk nemuin data sampai milyaran ato bahkan triliunan record.

Oke kita simulasiin langkah pengelolaan data di KPU sebagai gambaran bagi anda yang enggak mendalami IT. Tapi sebelum mulai, saya mo bilang langkah ini bisa dilakukan oleh semua mahasiswa informatika yang sudah ambil mata kuliah database. Mungkin sebagian besar mahasiswa tersebut jauh lebih baik daripada saya yang biasanya cuma koding di daerah sistem dan komponen.

Pertama adalah kita harus mengelola data ratusan juta record, pilihan paling masuk akal tentu saja dengan  menggunakan database. Database yang mana ? Saya sih enggak tau, tapi tahun 2004 KPU menggunakan SQLServer, kemungkinan tahun ini sama, lagi pula KPU seperti punya kedekatan dengan Microsoft. Langkah selanjutnya yang paling tepat adalah melakukan analisa data apa saja yang peru dicatat, fieldnya apa saja dan hubungan antar data bagaimana. Kalau kosultan IT sedikit profesional (cukup sedikit aja), pasti menelurkan diagram ER, saya gambarkan sedikit deh, hubungan antara pemilih dan  TPS (ini yang dipermasalahin sekarang kan ?).  Jadi sejelek-jeleknya kayak gini :

Maksud gambar diatas, ada data Pemilih dan data TPS yang memiliki hubungan 1 TPS terdaftar n (lebih dari 1) pemilih. Dari diagram diatas, kita bisa mengharapkan database kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti “Siapa saja pemilih yang terdaftar ?”, “Siapa sajakah yang terdaftar di TPS x ?”, “Pemilih x terdaftar di TPS mana ?” dan banyak pertanyaan lain yang berhubungan dengan pemilih dan TPS.

Langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan ke dalam table fisik. Tentu aja yang paling gampang adalah Pemilih jadi satu table dan TPS jadi satu table. Untuk menghindari data double, maka table Pemilih dan TPS diberi primary key yaitu NIK dan TPS_ID. Sedangkan untuk menyimpan hubungan antara table Pemilih dangan table TPS, karena hubungannya 1 ke N, maka diimplentasikan dengan menitipkan ID table yang kecil di table yang besar, dalam hal ini kita menambahkan field TPS_ID di table Pemilih. Dengan demikian bisa tercapai database yang bisa menjawab semua pertanyaan diatas, dan membuang jauh-jauh pernyataan bahwa ada kemungkinan data double untuk NIK yang sama.

Sedangkan untuk menjawab pertanyaan ada tidak orang yang sama dicatat 2 kali (dengan 2 NIK), kita bisa melakukan query dengan contoh sebagai berikut :

select nik, count(*) from pemilih group by (nama+alamat) having count(*) > 0

Atau sql semacam diatas untuk membantu pengecekan data double.

Kemudian untuk menjawab kesulitan pengelolaan data ratusan juta record, ya jangan pesimis dulu… Google yang datanya super duper besar bisa menampilkan hasil dalam hitungan milidetik. Kalau ratusan juta sih bukan masalah. Lagi pula yang mengimplementasi database ratusan juta bukan cuma KPU, saya secara pribadi pernah mengimplementasikan yang datanya bertambah 800 ribu perhari, dan sistem tersebut harus membuat laporan bulanan (24 juta-an record) dan tahunan (280 juta-an record). Pengolahan data sebanyak itu tentu perlu kekuatan prosesor dan memori yang mumpuni, tapi bukan hambatan karena KPU punya dana cukup untuk beli server seperti itu (dan sepertinya sudah ada, karena punya kenalan yang ikutan tender server KPU di daerah, speknya cukup tinggi).

Desain database yang baik, seperti penggunaan index yang tepat dan penggunaan segmentasi data yang tepat akan membuat pengolahan data ratusan juta tersebut bukan masalah besar. Perlu waktu, tentu saja, tapi bukan hal yang tidak mungkin.

Saya sih tidak tahu cara kerja konsultan IT di KPU, mudah-mudahan jauh lebih baik dari pada simulasi amatiran saya ini. Sepertinya IT KPU harus meklarifikasikan cara kerja sendiri karena menurut saya pemberitaan yang beredar sudah sangat mencederai profesi konsultan IT. Mungkin yang berkembang saat ini cuma kecurangan, tapi saya yakin isu tersebut akan berkembang termasuk juga pada kapabilitas praktisi IT di indonesia dalam mengimplementasikan tugas-tugas yang sebenarnya sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Tapi mendengar pemberitaan sekarang, saya jadi menduga kalau konsultan IT KPU melakukan langkah yang berbeda, yaitu pada langkah pertama, jadi bukannya pakai database tapi pakai software pengolah data favorit sepanjang masa : MS Excel

Ubuntu, Mono dan Free Software…

Akhir-akhir ini ada perdebatan cukup hangat tentang apakah perlu Ubuntu Linux secara default untuk mengikutkan Mono (versi linux untuk Microsoft .NET - bukan dibangun oleh microsoft tapi oleh tim opensource), beritanya bisa anda lihat di sini, sini dan sini. Awalnya sih saya gak terlalu tertarik untuk berkomentar, karena saya bukan pengguna ubuntu sebab linux yang saya pergunakan adalah linux yang dijalankan sebagai server (dari beberapa distro selain ubuntu) dan saya bukan pemakai mono/.NET kecuali untuk coba-coba.

Yang menarik bagi saya adalah masalah penolakan pemasukan mono ke Ubuntu tersebut berkembang menjadi debat apakah Mono membahayakan bagi linux secara umum , bagaikan virus AIDS yang menyebar dan akan mematikan linux. Bahkan perdebatannya sudah hampir mirip perdebatan ideologi atau agama :D   …. Saya berandai-andai bagaimana kalau .NET itu bukan buatan microsoft, tapi perusahaan lain seperti Oracle atau IBM, apakah penolakannya akan seperti itu ?

Saya enggak yakin penolakannya akan sekeras sekarang, karena posisi Mono saat sama persis dengan posisi JVM opensource sebelum SUN akhirnya mengopensource-kan JVMnya (sebagian besar). Tidak ada penolakkan keras waktu JVM kaffe/latte dimasukkan secara default ke berbagai distro, bahkan ada sedikit kebanggaan dari distro untuk bisa memberikan kemampuan menjalankan aplikasi java secara default. Jadi bedanya apa ?? Java juga standar dari sebuah perusahaan, gak beda dengan .NET. Dulu juga ada ketakutan kalau standar java bisa diubah oleh SUN, seperti ketakutan kalau standar .NET akan diubah oleh Microsoft saat ini, tapi kenapa dulu tidak ada penolakan tentang pemakaian java di linux ?

Yah sekali lagi faktor Microsoft. Saya ngerti kok banyak pemakai  Linux memakai linux didorong oleh kebencian terhadap microsoft :P . Tapi bukannya linux OS bebas ? Maksudnya bebas milihnya, bebas makenya, bebas ngebundle, bebas milih desktop dan bebas milih aplikasi ? Jadi kalo ada orang lain yang memrogram dengan usaha sendiri, memakai untuk keperluan mereka sendiri (plus orang lain yang tertarik) suatu standar dari microsoft untuk bisa berjalan di linux (OS yang bebas ini) boleh aja kan ? Ato gak boleh ?

Soal Ubuntu mau ngebundle mono apa enggak kalo menurut saya sih terserah maintenernya. Kalo anda pake ubuntu dan gak mau pake mono, kan bisa milih gak nginstall mono+aplikasi yang bergantung padanya. Ya mirip juga waktu anda gak suka Gnome bisa milih untuk make Kubuntu dan meremove semua depedensi ke library gnome dan aplikasi-aplikasinya. Ato pake distro lain sekalian…

He..he..he.. sebaiknya saya berhenti disini sebelum makin banyak perdebatan …………………………

(hiks nerusin download Plan9 ah, kayaknya OS-nya menarik….. )

Windows 7 di Eropa Tanpa IE (Dan Reaksinya…)

Mungkin sebagian besar sudah tahu bahwa Microsoft berencana untuk mendistribusikan Windows 7 di eropa tanpa IE didalamnya. Langkah yang mengejutkan banyak pihak tersebut diambil untuk menjawab tuntutan komisi eropa (dan opera) yang menuduh microsoft melakukan praktek monopoli dengan membundle IE dalam osnya.

Mungkin langkah tersebut sangat masuk akal, maksudnya apabila bundle IE dihilangkan, maka tuduhan membundle IE sebagai monopoli seharusnya hilang kan ??? Tapi yang aneh adalah reaksi dari opera dan komisi eropa yang malah tidak setuju dengan langkah tersebut. Intinya opera menginginkan ada popup pilihan browser ketika user menginstall windows. Sedangkan Komisi eropa masih mengkaji walaupun menyatakan tidak antusias dengan pilihan browser tersebut, sebab komisi eropa lebih suka micosoft memberikan kebebasan untuk EOM untuk menambahkan browser yang mereka mau.

Yang saya mo komentari disini, pertama saya bukan penggemar Microsoft tapi juga bukan pembenci Microsoft (aduh kenapa sih kalo mo nulis sedikit pembelaan ke microsoft harus nulis gini dulu supaya enggak dituduh macam-macam). Menurut saya yang dilakukan oleh opera adalah langkah perusahaan cengeng yang mau dengan mudah mendapatkan user. Maksudnya player browser sekarang tuh banyak. Ada Micosoft (IE), Apple (Safari), Mozilla (Firefox), Google (Chrome) dan Opera sendiri. Provider lain tetap bisa mengembangkan market sharingnya dengan keadaan saat ini. IE secara bertahap turun market sharingnya seiring perkembangan firefox dan chrome. Dan market sharing opera sendiri juga menurun dimakan kedua browser tadi. Jadi permasalahan yang dihadapi opera bukan masalah IE, tapi masalah softwarenya sendiri yang kurang begitu disukai oleh banyak orang (walau ada beberapa fanboy yang membela mati-matian) dan kurangnya publisitas oleh opera sendiri. Oke lah kalo dibilang Chrome di backup oleh google yang punya banyak uang untuk publikasi, tapi ternyata opera juga kalah dengan firefox yang digawangin tim opensource.

Solusi yang tawarkan opera, yaitu dengan pop up dialog memilih browser yang akan diinstal malah menimbulkan masalah lebih banyak. Masalah pertama tentu aja browser mana aja yang perlu dilist dalam pop up tadi, akan ada komplain tambahan dari provider browser lain. Lagian kalo browser minta dipilih ada kemungkinan komponen lain seperti text editor, kalkulator, file browser minta dibuatkan juga.

Sebenernya saya gak setuju IE di unbundle dari windows. Karena saat ini webbrowser adalah fitur dasar dari sebuah OS, layaknya text editor (kayak notepad), file browser (kayak explorer) dan kalkulator. Kalo tidak suka dengan yang ada di default OS, kita bisa dengan mudah mendownload alternatifnya baik yang bayar ato yang gratis. Install browser selain IE enggak dilarang oleh microsoft kan ? Lagian kalo enggak ada IE susah sekali mendownload browser lain. Ada yang bilang bisa lewat ftp, well….. gak semua orang bisa pake ftp, lagian nanti juga ada komplain dari provider software ftp…. halah jadi gak habis-habisnya…

Soal keinginan komisi eropa untuk membebaskan EOM menambahkan browser pilihan eom tersebut, hmmm bukannya saat ini sudah begitu. Maksudnya waktu kita beli komputer branded kebanyakan eom sudah menambahkan software seperti antivirus kan ? Kenapa enggak bisa melakukan hal yang sama dengan browser ? Tapi sebenernya sih bukan karena enggak bisa, tapi enggak mau. Melakukan kerjaan tambahan berarti kan cost tambahan untuk eom, jadi eom membiarkan client pake browser default dulu, kalo gak suka silakan clientnya mendownload yang lain.

Bebaskan Ibu Prita…

Sebenernya saya gak tau awal kasusnya gimana, tapi setelah baca di beberapa blog (salah satunya bisa dilihat di http://ibuprita.suatuhari.com/) jadi miris juga. Mengeluh malah dipenjara. Mana masih punya anak balita seusia 1 tahun 3 bulan. Udah serasa diamerika aja, tuntut sana tuntut sini. Tapi bukannya kalo pencemaran nama baik itu kasus perdata ya, yang kalo kalah hasilnya didenda, bukan dipenjara.

Dengan blog ini saya mengajak semua yang belum tau untuk memasang banner diatas, bisa diambil dari http://ibuprita.suatuhari.com/. Gerakan moral untuk bebaskan ibu prita.

Kenapa Jalan Tol Bisa Macet

Jalan tol yang kita kenal dengan jalan bebas hambatan ternyata tidak lepas dari macet. Kadang kita bertanya kenapa kenapa jalan yang tidak memiliki satu faktor apapun yang dapat menghambat laju mobil malah sering  mengalami kemacetan. Jawaban standar yang biasanya kita dapat adalah ada kecelakaan. Tapi kadang kita mengalami kemacetan di jalan tol pada satu titik tertentu, ternyata tidak ada apa-apa kemudian lancar lagi. Biasanya sih orang bilang itu kecelakaan dan korban kecelakaan sudah dipindahkan. Ternyata anggapan itu salah, karena jalan tol tidak memerlukan kecelakaan untuk menjadi macet. Bahkan faktor kecil saja dapat membuat jalan tol macet.

Untuk jelasnya, mari kita simulasikan sebagai berikut. 

Misal dijalur satu yaitu truk yang paling depan berkecepatan 70Km/Jam, mobil merah yang dibelakangnya 75Km/Jam.  Mobil dijalur 2 yaitu mobil hitam, kuning dan biru berkecepatan hampir sama yaitu 90Km/jam. Mobil merah hendak mendahului truk dengan berpindah kejalur satu. Mobil merah tidak akan bisa tiba-tiba mencapai kecepatan 90, misalnya hanya mencapai 80Km/jam. Karena melihat mobil merah ada didepannya dengan kecepatan lebih rendah, maka mobil hitam akan menurunkan kecepatannya maksimal sama dengan kendaraan merah, tetapi biasanya mobil dibelakangnya akan mengambil kecepatan aman yaitu dibawah 80, mungkin sekitar 75.

Mobil kuning yang melihat mobil hitam mengurangi kecepatan, maka akan ikut mengurangi kecepatan, biasanya dibawah kecepatan mobil hitam. Mobil biru pun demikian akan mengurangi kecepatan dibawah kecepatan mobil kuning. Apabila kita buat diagram hubungan antara penurunan kecepatan dibandingkan dengan jaraknya ke kendaraan penyebab penurunan kecepatan dapat digambarkan sebagai berikut :

Bisa dilihat perbedaan kecepatan mobil-mobil bagian depan akan tinggi sedangkan mobil-mobil dibagian belakang akan memiliki perbedaan kecepatan yang sedikit. Pada akhirnya keseluruhan mobil akan berkurang kecepatannya 15% sampai 40% dari kecepatan awal. Semakin besar perbedaan kecepatan antara mobil merah dengan mobil hitam akan membuat penurunan kecepatan keseluruhan akan semakin besar. Apalagi mobil merah berpindah secara tiba-tiba, maka penurunan kecepatan tersebut akan makin besar, bahkan memungkinkan mobil yang bagian belakang menurunkan kecepatan sampai berhenti. Apabila ada satu mobil yang berhenti, maka semua mobil dibagian belakangnya akan berhenti sehingga menimbulkan kemacetan.

 

Jadi apabila anda mengalami kemacetan di jalan tol, maka anda akan mengalami kemacetan sampai titik mobil pertama yang menurunkan kecepatan sampai berhenti, selanjutnya akan lancar, dan anda bingung mengapa jalan tol bisa macet. Sedangkan tersangka utama yang menyebabkan kemacetan sudah jauh entah dimana.

 

Solusi untuk kemacetan model ini adalah, pertama sudah tidak layak jalan tol memiliki jalur hanya 2, minimal 3, lebih baik lagi kalau 4. Solusi selanjutnya adalah mengubah papan pengumuman pembagian jalur yang menyebutkan “Lajur kiri untuk kendaraan lebih lambat, Lajur kanan untuk mendahului/kendaraan lebih cepat”. Hal ini dikarenakan lambat/cepat adalah ukuran relatif. Pengemudi yang biasa membawa kendaraaanya 40Km/jam akan merasa kecepatan 70Km/jam adalah sangat cepat. Akan tetapi pengemudi yang biasa membawa kendaraan 60Km/jam akan merasa kecepatan 70 dijalan tol adalah sangat lambat. Oleh karena itu perlu diubah menjadi : “Jalur 1 untuk kendaraan dibawah 70Km/jam, Jalur 2 untuk kendaraan 70-100Km/jam, jalur 3 untuk kendaraan diatas 100Km/jam”.

 

(Nb. semua data-data angka diatas adalah karangan penulis :D -bisa disebut data yang 68% benar (c)om roy-  tetapi penjelasan diatas adalah mungkin valid,  Tulisan ini dibuat karena penulis sering kesal melihat kelakuan para pengemudi di tol cipularang jakarta-bandung. Terutama pengemudi plat B, yang biasanya hanya dengan kecepatan 80/90Km/jam langsung pindah ke jalur paling kanan, kalau diberi kode biasa-nya tidak mau memberi jalan karena merasa mobilnya paling cepat)

DPT Berantakan ? Data Penduduk Juga ? Buat Gerakan Open ID Yuk !!!

Satu hal yang paling sering diangkat sewaktu pemilu kemarin adalah soal DPT yang berantakan. Sebenernya ini adalah hal yang lucu, sangking lucunya, saya enggak bisa tertawa lagi. Maksudnya gini, KPU sudah melaksanakan pemilu model ini 2 kali, 2004 dan 2009 (1999 termasuk oleh KPU gak ? ). Diantara kedua pemilu tersebut, pemilih minimal melaksanakan 1 kali pemilihan lokal, baik untuk gubernur atau walikota/bupati. Oleh karena itu seharusnya data yang dimiliki KPU sudah relatif baik, karena ada proses perbaikan beberapa kali. Makanya lucu kalau seorang pemilih yang namanya terdaftar di pemilu 2004 dan pemilu lokal tiba-tiba tidak terdaftar di pemilu kali ini. Yang lebih lucu lagi ada seorang ketua RT yang tidak terdaftar di DPT, halah !!!

 

Memang sih, data penduduk adalah data yang sangat dinamis. Dengan tingkat pertumbuhan masyarakat kita yang tinggi (dan tingkat kesehatan yang relatif rendah), maka data penduduk baru yang perlu dimasukkan dan data penduduk yang meninggal yang perlu diperbaharui setiap hari cukup tinggi. Tapi sebenernya hal ini bukan jadi alasan untuk pemerintah, apalagi pemerintah yang tinggal di jaman ini, dimana komputer dan akses internet sudah jadi barang biasa. Saya jadi bayangin gimana pemerintah kita merencanakan dan melaksanakan program-program-nya kalo data masyarakat yang jadi target program-program tersebut enggak jelas. Jadi jangan kaget kita susah sekali keluar dari keterpurukan, karena semua hal yang kita lakukan didasarkan pada data yang gak jelas dan enggak berdasar. Jadi permasalahannya bukan cuma soal pemilu, tapi soal semua kebijakan pemerintah yang didasarkan pada hal yang enggak jelas, makanya jangan heran kalau hasilnya juga enggak jelas.

 

Saya jadi ingat sewaktu saya masih mahasiswa, sekitar tahun 2000. Saya dan beberapa orang teman diundang oleh sebuah kabupaten di jawa barat untuk mengevaluasi sebuah perangkat lunak GIS (katanya sih dananya bantuan bank dunia) yang dipakai untuk bantuan pengolahan data kependudukan. Kesimpulan saya dan teman-teman waktu itu adalah : Software itu sebenernya belum selesai dan enggak sesuai dengan kebutuhan real pemeritah daerah. Waktu itu kita nawarin sebuah software baru (sampe buat prototype-nya) jadi mirip-mirip google map sekarang (inget ini tahun 2000 loh). Data yang diolah sampai level penempatan lokasi rumah masyarakat di peta beserta data penghuninya. Belum web based sih, tapi sudah bekerja di mode jaringan.

 

Tapi sayang software buatan saya dan temen-teman saya tersebut dengan terpaksa di abaikan, alasannya adalah pemakaian software bantuan bank dunia tersebut (yang sebenernya belum selesai dan gak sesuai kebutuhan) adalah suatu keharusan. Kasihan bupatinya, sebenernya dia pengen maju, tapi birokrasi menghalanginya.

 

Dari pengalaman tadi, yang jadi permasalahan dalam pengolahan data kependudukan adalah jumlahnya. Oleh karena itu enggak mungkin kalau dilakukan oleh badan tertentu secara terpusat. Harus oleh orang yang di daerah tersebut, yang kenal betul dengan daerah dan orang-orang yang bersangkutan. Sebenarnya, birokrasi kita sudah tertata baik, kita punya jenjang pemerintah pusat - provinsi - kabupaten - kelurahan - kecamatan - rw -rt. Tentu aja struktur ini bisa dimanfaatkan untuk pendataan masyarakat.

 

Jadi gini, saya bayangin ada sebuah software (seharusnya web based), yang dipakai oleh pemerintah dari level RT. Jadi nanti ketua RT memasukan data warganya ke aplikasi tersebut. Kalau ada perubahan bisa dilakukan langsung ke aplikasi tersebut. Nanti ditingkat yang lebih tinggi memverifikasi data yang dimasukkan oleh level yang lebih rendah, berjenjang sampai ke pusat. Mungkin aplikasinya enggak perlu rumit dulu, yang penting bisa mencatat data masyarakat secara benar. Soal komputer dan koneksi internet ??? Kayaknya sudah bisa diusahakan deh, dulu aja telkom berani buat iklan yang bilang menjamah sekolah-sekolah sampai kedesa-desa, kenapa untuk keperluan pemerintahan tidak bisa ??? Mungkin kalau RT terlalu sulit untuk melatihnya ya, mungkin baiknya tingkat kecamatan.

 

Untuk buat aplikasi kependudukan itu kayaknya enggak sulit deh, kan intinya cuma insert-update-delete + report. Jadi enggak perlu alokasi milyaran untuk bangun aplikasi yang sangat berguna ini (beda sama website pemda/departemen yang bisa dianggarkan sampai 15 milyar). Mungkin yang agak besar untuk penyediaan komputer dan akses internet. Tapi katanya mentri kominfo mo nurunin tarif internet sampai 200% (halah, nurunin lebih dari 100% ??? jadi nanti kita internetan dibayar deh)

 

Tapi yang jadi permasalahan terbesar adalah kemauan pemerintah :D Mungkin yang diatas-atas mudah dirayu untuk melaksanakan program ini, tapi yang dibawah akan menolak dengan keras. Ya gimana ya, soalnya kerjaan mereka mo ditambah sih :D Apalagi kalo data masyarakat sangat jelas, susah untuk memanipulasi hasil program tertentu.

 

Makanya saya pikir, kayaknya kalo untuk mengharapkan pemeintah akan sangat sulit, sudah saatnya kita bangun sendiri basis data kemasyarakatan yang sebenernya sangat perlu untuk pemabangunan masayarakat kita. Kan di indonesia penggiat opensource sangat banyak. Seenggak-enggaknya yang menaruh perhatian dan make program opensource di indonesia sangat banyak. Terutama di kampus-kampus yang tersebar di semua pelosok indonesia. Gimana kalo kita yang punya kelebihan di bidang IT dan punya waktu luang untuk mulai bangun aplikasi dan menghimpun data yang lebih baik daripada yang dimiliki oleh pemrintah sekarang. Daripada kita cuma komplain doang, mendingan do something kan ??

 

Jadi gini rencananya, tahap pertama adalah pembangunan aplikasi, mungkin yang terlibat adalah orang-orang yang punya kelebihan di programming dan database. Step kedua adalah deployment di. Saya sendiri dan klorofil bersedia menyiapkan servernya (lagian hosting/vps sekarang relatif murah kok :D ).Step ketiga adalah penyebaran/sosialisasi/rekruitment untuk proses input/maintenance data. Jadi nanti kita assign daerah beserta penangung jawab datanya. Saya sih ngarepin dari kampus-kampus banyak yang berminat, soalnya geografis yang tersebar cukup merata di indonesia, dan sebagian besar sudah terhubung ke jaringan. Step keempat adalah menyadarkan pemerintah soal basis data kita ini. Kalo mau gunain ya sukur banget, kalo bisa menyerap-nya ke birokrasi. Kalopun pemerintah enggak tertarik (atau malah merasa tersaingi seperti kasus Linux :P ) ya data tersebut sebenernya bisa bermanfaat banyak untuk yang lain, seperti dipergunakan untuk badan amal/zakat & lsm yang mau melakukan kegiatan, jadi kegiatan yang sifatnya membangun dan memberdayakan masyarakat bisa lebih efektif.

 

Gimana ??? Tertarik gak kalo kita mulai proyek Open ID Indonesia ? Kalo tertarik post komentar/alamat email/alamat blog anda disini ato kirim ke email : denny[at]klorofil.org.  Daripada cuma komplain, mendingan do something kan  ? Kalo banyak yang tertarik, kita mulai project ini secepatnya. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan pemerintah, badan amal/zakat, lsm kedepannya bisa lebih efektif. Ditunggu ya…

iPhone SuperComputer…

 

iphone

Sudah lebih dari seminggu Telkomsel mendistribusikan iPhone. Katanya sih tiap hari Telkomsel mendistribusikan 2000 iPhone dengan jumlah pemesan lewat page pre-order mencapai 39.000 orang. Katanya sih harga asli dari apple untuk iPhone 3G 16GB sekitar 7 jutaan, jadi kalo dijual 11 Jutaan, telkomsel tiap hari untung sekitar 8M :D Eits jangan kaget dulu, katanya sih pemasukan Telkomsel dari pelanggan prabayar  sekitar 80 M tiap hari. Jadi keuntungan dari iPhone bisa dibilang cuma untuk uang jajan aja.

Ok deh disamping hingar-bingar banyak-nya orang pengen punya handphone “The Next Ponsel Sejuta Umat” (bayangin aja ada ribuan orang yang make ponsel persis sama dengan alternatif warna cuma 2), ada satu fakta menarik perhatian saya. Fakta menarik tersebut adalah adanya pendistribusian sistem yang relatif sama (hardware dan software), memiliki daya komputasi yang lumayan dan selalu terhubung ke jaringan (minimal jaringan GSM) dalam jumlah yang sangat besar. 

Pikiran pertama yang muncul di benak saya adalah ini adalah kesempatan besar untuk mengimplementasikan sebuah sistem superkomputer yang berskala masiv (nb. enggak pake “D” ya, jadi bukan yang plagiator itu). Maksudnya gini, gimana kalo misalnya kita buat aplikasi agen yang bisa dijalanin di iPhone, trus setup sebuah sistem koordinator yang mengkoordinasi kerja dari tiap iPhone, Hmm…. kayaknya asik banget.

Saya enggak tau sih gimana caranya buat program untuk ipnone (jangankan mrogram, megang aja belom :D masih nunggu ada yang mo beliin gak :P ), tapi menurut yang saya denger sistem operasi iPhone sudah mirip macOSX, jadi berarti mirip-mirip dengan BSD unix kan (ato darwin lebih tepatnya) ? Dan berhubung sistem superkomputer berbasis unix sudah ada, kayaknya bukan masalah besar untuk mengimplementasikannnya. Tapi kalaupun misalnya model pemrograman di iPhone beda dengan BSD, kayaknya membangun sistem superkomputer dengan iPhone enggak terlalu sulit.

Jadi bayangin, nanti ada sistem super komputer dengan 39.000 node…. gile mo ngerjain apa ya….

Indosat: Bayar Dikasir Harus Tambah 5 Ribu, WTF ???

 Selamat !!!!

 

Buat anda pelanggan pasca bayar indosat, bulan april nanti anda mendapat hadiah yang sangat istimewa, yaitu anda diharuskan membayar Rp. 5000 apabila anda melakukan pembayaran di kasir. Ya betul… Anda yang sudah setia menjadi pelanggan indosat, yang mana indosat tidak perlu mengeluarkan iklan milyaran rupiah untuk menjaring anda seperti menjaring pelangggan prabayar, Anda yang ARPU (rata-rata pembayaran tiap pelanggan) jauh lebih tinggi dibandingkan pelanggan pasca bayar, Anda yang membayar rate jauh lebih tinggi dari pada pelanggan lain diharuskan menambah pembayaran anda lebih tinggi lagi saaat anda menyetorkan uang ke kas indosat saat anda membayar tagihan Anda.

 

Yup, betul sekali. Saya juga baru tahu hari ini saat membayar tagihan saya di kasir. Mulai dari tiket antrian sampai slip pembayaran mencantumkan pemberitahuan kalau mulai bulan depan kita harus membayar Rp. 5000 apabila kita membayar di kasir.

 

Saya tidak habis pikir alasan apa yang membuat indosat mengambil langkah yang sangat tidak populer tersebut. Pertama begini, pelanggan pasca bayar adalah pelanggan yang membayar lebih tinggi dari pelanggan lain. Tagihan saya minimal Rp. 110 ribu perbulan karena saya pelanggan internet. Bandingkan dengan teman-teman saya pelanggan pra bayar yang rata-rata dibawah Rp. 100 ribu perbulan. Kalau logika sehatnya, pelanggan yang membayar lebih banyak biasanya mendapat fasilitas yang lebih baik.

 

Kedua, penyediaan sarana pembayaran seperti kasir adalah tugas dasar indosat, Ya wong orang mo ngasih duit ke indosat kok malah dipersulit sendiri sama orang yang mo nerima duit.

 

Ketiga, saya lebih suka bayar dikasir karena selama ini surat tagihan jarang sekali datang. Akhirnya kalau kita mo bukti pembayaran secara tertulis ya otomatis harus ke kasir, karena indosat sering lalai mengirimkan surat tagihan tertulis.

 

Keempat, sekarang kualitas indosat turun drastis. Sudah banyak kan blog yang mengulas tentang jeleknya kualitas jaringan indosat terutama internetnya. Disaat saya menyabarkan hati untuk tetap sebagai pelanggan indosat, eh indosat malah menimbulkan alasan baru yang makin menambah alasan untuk menghentikan langganan saya. Mana fasilitas tambahan untuk pelanggan pasca bayar hampir tidak ada, kalah dengan fasilitas pelanggan prabayar.

 

Pasti anda ada yang dalam hati membela indosat, karena hal ini mirip dengan di bank. Tapi ingat, keadaan antara teler bank dan kasir indosat jauh berbeda. Pertama, antrian di galeri indosat yang pernah saya alami hampir tidak ada. Jumlah maksimal antrian yang pernah saya alami adalah 2 orang. Coba bandingkan dengan teler bank. Kedua, teler bank enggak pernah nge-charge untuk orang yang ngasih uang ke bank, cuma untuk pengambilan. Masa ini kita mo ngasih uang ke indosat malah dipersulit.

 

yang paling masuk akal adalah indosat melakukan hal ini karena investasi untuk fasilitas pembayaran lewat bank cukup tinggi. Makanya perlu dilakukan rangsangan supaya orang pindah bayar lewat bank. Tapi apakah pelanggan yang bank-nya belum didukung indosat harus dipersulit ?? (seperti saya ini yang memilih bank karena alasan ideologis). Ini sama halnya pemerintah buat jalan tol yang nyaman. Tapi yang disuruh bayar adalah orang yang enggak lewat jalan tol, bukannya yang lewat tol.

 

Akh… gak habis-habis deh alasan gak masuk akalnya….. Lagian selama ini kasir indosat cuma satu orang yang kerjanya enggak terlalu berat. Kalo orang disuruh banyar agar pindah ke bank, apakah kasirnya akan di eliminir ??? gak mungkin kan, kan masih ada kegiatan lain yang harus lewat kasir.

 

Dan akhirnya yang cuma masuk akal adalah indosat membuat pos pemasukan baru lewat pelanggannya. Bayangin misalnya jumlah pelanggan pascabayar indosat mencapai 2 juta orang, trus pelanggan yang membayar lewat kasir adalah 1 juta orang, maka pendapatan tambahan indosat adalah 5 milyar perbulan. Hmmm…. tapi ini sebenernya masih kecil sih untuk ukuran perusahaan sekelas indosat.

 

Yah gitu deh, padahal saya dulu sempet berdoa, supaya perusahaan busuk yang menggunakan kata-kata ‘Indo’ cuma indosiar aja, tapi kayaknya sebentar lagi indosiar ada temennya nih… :nohope: :nohope: :nohope:

Web Development Dengan 1 Bahasa Untuk Server dan Client ???

 

Open Standard

 Salah satu impian web developer adalah punya satu bahasa pemrograman satu untuk semua, maksudnya adalah bisa memrogram aplikasi web baik untuk sisi client (yang jalan di web browser) ato di sisi server (yang jalan di web server) dengan menggunakan satu bahasa yang sama. Kalau kita perhatikan proses web development saat ini adalah web developer minimal menggunakan 2 bahasa untuk membangun aplikasi web, yaitu menggunakan JavaScript (disisi client) ditambah PHP/Java/Python/.NET (disisi server).

 

 

Kesulitannya memang ada disisi client yang hanya mendukung JavaScript, dan melihat perkembangan web browser saat ini, hanya ada kemungkinan kecil peran javascript bisa digantikan oleh bahasa pemrograman lain dalam beberapa tahun kedepan. Bahkan implementasi EcmaScript 4 yang merupakan kelanjutan javascript juga ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Penantang javascript disisi client yang bisa diperhitungkan hanya ActionScript yang berjalan diatas platform flash dan .NET yang berjalan diatas silverlight (walau masih dalam jumlah yang belum signifikan). 

 

Memang sih sudah ada usaha untuk menggabungkan development client dan server kedalam satu bahasa. Contoh pertama adalah .NET dengan visual studionya. Cara yang dipergunakan .NET adalah membuat kode javascript transparant, digenerate secara otomatis sehingga developer hanya berurusan dengan kode .NET. Tapi bagaimanapun juga, secanggih-canggihnya IDE tersebut, pada akhirnya developer yang ingin membuat aplikasi web yang advance harus turun juga ke kode javascript.

 

Contoh kedua yang cukup ekstrim adalah Haxe. Pendekatan yang dipakai Haxe adalah menciptakan bahasa baru dan menyediakan kompiler yang mampu menggenerate output ke beberapa platform seperti javascript (untuk web browser), php (untuk server), ActionScript (untuk flash) dan beberapa platform kecil lain. Pendekatan ini cukup menarik tetapi output yang digenerate sering tidak memuaskan pengguna sebab bukan merupakan hasil yang efisien.

 

Selain pendekatan diatas, sebenarnya pendekatan yang paling masuk akal mungkin adalah membawa bahasa pemrograman javascript ke sisi server. Yup Server Side Javascript. Bahkan sebenarnya ide untuk membawa javascript menjadi bahasa pemrograman server sudah dilakukan Netscape dari tahun 1996 dengan Server LiveWire-nya. Tapi kenapa pemakaian javascript untuk sisi server seperti tidak pernah terdengar ?? Mungkin permasalahannya terletak dari desain bahasanya sendiri. Selama ini bahasa javascript dianggap bahasa kelas 2 dengan struktur yang tidak terlalu baik sehingga dianggap tidak cocok untuk digunakan sebagai bahasa pemrograman aplikasi besar. Walaupun javascript mau tidak mau digunakan untuk sisi client saat ini, tetapi kebanyakan developer melihat hal tersebut tidak apa-apa karena javascript hanya digunakan untuk proses tampilan, sedangkan fungsi inti bisnis berjalan di sisi server dengan menggunakan bahasa yang lebih serius seperti java/PHP/.NET/Python/Ruby. Alasan lain mungkin kebanyakan virtual machine untuk menjalankan javascript yang tersedia masih relatif lambat.

 

Akan tetapi ada semangat baru yang tumbuh akhir-akhir ini dengan pemakaian javascript sebagai kode di sisi server. Hal ini dimulai dengan terbuka-nya kode javascript engine dari mozilla. Engine javascript yang cukup stabil dan cepat mengundang beberapa developer untuk mempergunakannya sebagai engine javascript disisi server. Salah satu contohnya adalah JSEXT yang mempergunakan engine SpideMonkey (C based dari firefox) untuk menjalankan javascript di ApacheServer. Contoh lain adalah JSSP yang mempergunakan engine Rhino (java based javascript engine dari Mozilla). Tapi mungkin kalau anda mencari versi lain dari serverside javascript menggunakan Rhino anda akan mendapatkan banyak sebab Rhino secara default di ikutkan dalam pake JDK 1.6 (Bahkan banyak tutorial untuk membuat sendiri serverside javascript engine dengan mempergunakan Rhino ini…)

 

Tapi yang paling menarik perhatian saya sebenarnya project Tamarin dari Mozilla. Buat yang belum tau, project Tamarin adalah project untuk mengimplementasikan EcmaScript 4 ke dalam WebBrowser FireFox versi yang akan datang. Project ini mempergunakan dasar dari engine ActionScript dari Adobe, yaitu engine yang di pergunakan di platform Flash. Walau sempat mengalami stagnasi karena ada perdebatan tentang implementasi EcmaScript 4 ke browser, tapi project ini akhir-akhir ini mulai menggeliat lagi.

 

Yang menarik dari project ini adalah  sama seperti engine javascript dari mozilla terdahulu, engine yang terbuka sourcenya ini bisa diimplementasikan untuk engine javascript disisi client maupun di sisi server. Akan tetapi engine ini mempergunakan standar EcmaScript 4 yang desain bahasanya jauh lebih modern dibanding dengan javascript saat ini, bahkan menurut pendapat saya pribadi, EcmaScript 4 lebih modern dibandingkan PHP, sehingga cocok juga untuk pengembangan aplikasi besar yang dan serius. Engine ini juga berperformansi baik dengan ukuran yang relatif kecil (saat ini sekitar 200KB, coba bandingkan dengan JVM java ato .NET). Yang lebih menarik lagi adalah engine ini juga mampu menghandle bahasa action script yang dipakai flash, oleh karena itu saya mengharapkan penyatuan bahasa pemrograman antara web browser script, flash script dan serverside script akan terwujud tidak lama lagi.

 

Memang engine tamarin masih dalam fase awal sekali dan masih berkutat pada pembangunan core engine, belum ada planning pasti untuk penggabungan ke firefox browser. Akan tetapi status terakhir dari engine ini cukup meyakinkan. Sudah ada usaha untuk mempergunakan engine ini untuk shell-based javascript bernama RedTamarin. Dan usaha untuk membuat mod apache dengan EcmaScript 4 sebagai bahasa pemrogrammannya dengan menggunakan engine tamrin juga sudah dimulai.

 

Jadi, kita tunggu gimana perkembangan bahasa pemrograman untuk web selanjutnya. Kalo anda tidak sabar dan punya kemampuan C, saya kira memulai project opensource untuk javascript engine dengan mempergunakan tamarin engine adalah ide yang cukup menarik. Bukan untuk embuat fork dari project yang ada diatas, tapi untuk mempercepat, sebab project diatas masih one man project.

Aduh, Kode-nya Rapiin Dong Bos…

Sebagai programmer, ada aja yang nanya kesaya tentang programming. Biasanya dari YM ato dari email. Beberapa kali ada juga yang sampe nelpon (Hah… siapa nih yang nyebar-nyebarin nomer handphone saya :-O ). Sebenernya sih saya seneng-seneng aja ditanya, soalnya saya  lebih seneng bagi-bagi ilmu daripada bagi-bagi kode yang nyebabin kita jadi komunitas yang cuma make doang (ups.. no offense untuk yang ngerasa :P ). Kebanyakan yang nanya biasanya udah stuck kenapa kode-nya enggak jalan-jalan. Dan kalo masalahnya begini, saya biasanya minta kirimin kodenya biar saya ikutan ngecek kenapa enggak jalan.

 

Tapi fenomena akhir-akhir ini yang terjadi dengan yang nanya saya adalah banyak yang kodenya berantakan banget. Maksudnya gini, identasi enggak jelas dan enggak konsisten. Kode yang enggak kepake masih ada dan cuma di komen tanpa keterangan yang jelas.  Peletakan curly branch (php/java/javascirp/c/c++) ato begin-end (pascal/delphi) yang enggak konsisten. Pemakaian tipe looping yang enggak tepat. Dan biasanya setelah menerima kodenya, saya cuma benahin penulisan kodenya dan dalam sekejab problemnya ketemu :D :D :D

 

Setelah ngalamin beberapa kali, saya teringat dosen algoritma saya waktu kuliah, Bu Dade (STT Telkom) dan Bu Inge (ITB). Saya inget banget gimana strict-nya mereka tentang penulisan kode, input/output, pemakaian tipe looping dan kondisi yang tepat dan pemakaian mekanisme rekursif yang benar. Dulu saya dan temen-temen saya sempet sebel ngadepin dosen-dosen tadi karena ngerasa terintimidasi sebelum mulai koding. Tapi saat ini, kayaknya saya malah jadi pendukung mereka :D :D :D 

Ingatan ke dosen saya tadi yang membuat saya bertanya-tanya, apakah dosen sekarang enggak ada yang se ketat dosen-dosen saya dulu ??? Kenapa akhir-akhir ini saya makin sering nemuin programmer dengan cara penulisan yang kacau ?? Bukan mo bilang mereka programmer yang buruk, soalnya banyak dari mereka nanya teknik yang cukup keren seperti ajax, css, database menengah keatas, java sampe EJB bahkan pemrograman grafik. Malah saya jadi punya pikiran buruk kalo pendidikan IT sekarang lebih mentingan teknologi tapi ngelupain dasar-dasar programming yang baik dan benar.

 

Apakah prasangka saya bener ? ato salah ? Tapi jadi inget pernah diperlihatin soal ujian di perguruan tinggi swasta  **** (censored-red) yang isinya kode pascal tanpa identasi, trus disuruh cari outputya apa. Halah, ujian tapi dengan ngasih contoh buruk ! tapi emang jurusannya Elektro sih :P

 

Makanya itu bos, saya mo ngajakin semua programmer di indonesia untuk menulis kode dengan baik dan benar. Bukan untuk gaya-gayaan ato apa, tapi untuk menolong diri kita sendiri di kemudian hari kalo ternyata ada masalah. Udah lupain aja sok-sokan gaya programmer jaman dulu yang bangga kalo bisa bikin kode dengan jumlah baris yang sedikit tapi kalo dibaca ngejelimet banget. Kita udah tinggal di akhir 2000-an gitu loh,  dimana compiler (dan interpreter) udah punya tehnik optimasi yang keren banget….

  • buy diet drug
  • oral antidiabetic agents
  • cat hairball remedies
  • effects of allegra
  • viagra or cialis
  • pregnancy and pain medication
  • diabetes cure
  • cheap pain med
  • weight loss supplements that work
  • best body building products
  • drug loratadine
  • canadian pharmacy cialis
  • weight loss pill without a prescription
  • about sleep aid
  • pre diabetes
  • drugs used for high blood pressure
  • yeast infection medication
  • obesity help online
  • wrinkle skin care
  • where to buy soma
  • diet pill approved by fda
  • total health discount
  • kamagra online pharmacy
  • diet for diarrhea
  • skin cures
  • bone and joint health
  • medicine no prescription
  • nicotine blockers
  • new fda approved drugs
  • allergy asthma child
  • order pet med without prescription
  • discount vitamins online
  • help for edema
  • diet supplements distributors
  • generic revatio
  • viagra generic soft tab
  • weight loss systems
  • buy phentermine online no rx
  • xenical for sale
  • foreign medication no prescription
  • european viagra
  • anti wrinkles
  • cat health information
  • prednisone buy
  • viagra money order
  • rheumatoid arthritis latest treatments
  • what does evening primrose oil do
  • breast cancer help
  • pregnancy approved blood pressure drugs
  • blood pressure prevention
  • living with heart failure
  • ambien without prescription
  • order medicine from canada
  • free prescription medication
  • diabetes alternative medicines
  • discount pharmacy no prescription
  • stop smoke
  • no hangover
  • cheap blue pill
  • medical weight loss
  • kamagra cheap
  • herpes varicella
  • viagra purchase on line
  • weight loss programs online
  • bentyl dosing
  • viagra discount online
  • cialis canadian drug
  • chronic sinus infection
  • osteoporosis treating
  • the cost of treating pain
  • pain reliever
  • cures for erectile dysfunction
  • buy tramadol cheap
  • lexapro sleep
  • acomplia online
  • anti depressant medicine
  • augmentin information
  • how prevent progress of arthritis
  • back pain pills
  • what to do lower blood pressure
  • viagra rx
  • proven weight loss pills
  • osteoporosis treating
  • herpes varicella
  • latest smoking cessation drugs
  • osteoarthritis
  • high amount of acid in blood
  • levitra price
  • lopressor drug
  • zantac prevacid
  • cure hair loss
  • obesity medication
  • cheapest place buy viagra online
  • medication for swelling
  • free xanax
  • weight loss programs online
  • natural treatments for insomnia
  • hair loss product treatment price
  • generic for ultram
  • treatment of yeast infection
  • viagra pills
  • atenolol interaction
  • high blood pressure drug treatment
  • weight loss support group online
  • prednisone 10 mg
  • female sexual enhancement creams
  • what is ativan
  • approved cialis fda
  • prilosec order
  • how to stop hair loss
  • how viagra works
  • cheap cialis tadalafil
  • women's natural hair loss cures
  • free weight loss help
  • pet health problems
  • natural teeth whitening
  • phentermine online
  • allegra children
  • raloxifene evista
  • where can i order phentermine online
  • smoking cessation drugs
  • male enhancement enhancement
  • help for constipation
  • discount anxiety drugs
  • pravastatin drug
  • buying medications online without a prescription
  • anti depression drug
  • effects of prilosec
  • how to get big muscles
  • neck arthritis
  • stop smoking tips
  • levitra web sites
  • arthritis australia
  • bactrim dosages
  • verapamil dose
  • coumadin medication
  • knee arthritis
  • cures for hair loss
  • benefits of aspirin
  • online pharmacy discount drugs
  • buy lisinopril
  • cheap estrace
  • increase bust exercise
  • relieve joint pain naturally
  • dental pain relief
  • buy pain meds no prescription
  • penis enlargement result
  • canadian arthritis medication
  • gout in the foot
  • side effects claritin
  • reducing blood pressure
  • stopping blood pressure medicine
  • generic cialis cheap
  • drug generic lipitor
  • diet supplement
  • fungal infection treatment
  • phentermine with no prescription
  • skin infection treatment
  • medication for high cholesterol
  • cheap weight loss pill
  • order diovan
  • hair loss alternative medicine
  • acne skin care products
  • antibiotics chlamydia
  • male erectile dysfunction
  • diabetes and new drugs
  • acne remedies
  • increase male sexual power
  • supplements for dogs
  • free prescription drugs
  • online pharmacies no prescriptions
  • online canadian pharmacy
  • buy inderal
  • medical weight loss
  • cat skin care
  • robaxin dosage
  • chronic itching and swelling in skin
  • generic for actos
  • alcohol celebrex
  • viagra or cealis
  • buy pain medication online
  • hangover help
  • skin solutions
  • stroke prevention programs
  • viagra free pills
  • canada online drug stores
  • muscular strength
  • benefits of aspirin
  • canadian pharmacy cialis
  • effects of phentermine
  • medication lipitor
  • severe headache
  • medications for diabetes treatment
  • clonazepam overdose
  • medication to treat high blood pressure
  • cold sores help
  • online cialis
  • discount allegra
  • medication for high cholesterol
  • vardenafil effectiveness